Search for collections on Undip Repository

UJI EFEKTIVITAS LOTION TABIR SURYA DARI EKSTRAK BIJI ALPUKAT DAN KULIT BAWANG MERAH

Darajat, Dienul Kariimah and Saraswati, Indah and Puruhito, Buwono and Widyawati, Widyawati (2024) UJI EFEKTIVITAS LOTION TABIR SURYA DARI EKSTRAK BIJI ALPUKAT DAN KULIT BAWANG MERAH. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK-KTI] Text (ABSTRAK-KTI)
ABSTRAK-KTI.pdf

Download (421kB)

Abstract

ABSTRAK

Latar Belakang : Masyarakat Indonesia berisiko terpapar sinar ultraviolet dalam jangka waktu lama. Paparan yang berlebihan ini dapat menimbulkan eritema, perubahan deganeratif hingga radiasi mutagenik. Oleh karena itu, diperlukan tabir surya dengan efek samping minimal dari bahan alam yaitu dari biji alpukat dan kulit bawang merah.

Tujuan: Mengetahui Nilai SPF (Sun Protection Factor) tabir surya dengan bahan ekstrak biji alpukat dan kulit bawang merah dalam bentuk lotion.

Metode: penelitian true eksperimental dengan post control group design. Dilakukan percobaan untuk mengetahui aktivitas tabir surya bahan kombinasi ekstrak biji alpukat (Persea americana) (EBA) dan ektrak kulit bawang merah (Allium cepa L.) (EKBM) dengan perbandingan sebesar 1:0 (1% EBA : 0% EKBM) atau F1, 1:3 (0,25% EBA :0,75% EKBM) atau F2, 1:1 (0,5% EBA : 0,5 % EKBM) atau F3, 3:1 (0,75% EBA : 0,25% EKBM) atau F4, 0:1 (0% EBA : 1% EKBM) atau F5 dengan pengukuran nilai SPF yang diamati secara kulitatif maupun kuantitatif. Analisi data menggunakan uji statistik parametrik One Way ANOVA dan Uji Duncan.

Hasil: Kelima formulasi lotion memiliki tekstur yang sama yaitu padat dan kental dengan bau khas ekstrak. Nilai pH kelima formula ada pada rentang 4,5-5. Pada nilai SPF, didapatkan hasil F1 memiliki rata-rata nilai SPF terendah yaitu 8,328 ± 0,02 yang tergolong proteksi ekstra. F2 memiliki rata-rata nilai SPF tertinggi yaitu 35,325 ± 0,73 yang tergolong proteksi ultra. F3 memiliki rata-rata nilai SPF 34,333 ± 2,16. F4 memiliki rata-rata nilai SPF 21,553 ± 0,18. Dan F5 diperoleh rata-rata nilai SPF 34,633 ± 3,23. Pada analisi One Way ANOVA diperoleh p-value < 0,05 yang menunjukkan ada perbedaan signifikan antara kelima formulasi kestrak dan SPF ekstrak. Pada uji Duncan diperoleh F1 dan F4 berbeda signifikan dengan F2, F3, dan F5.

Kesimpulan: Pada penelitian ini diketahui nilai SPF lotion campuran ekstrak biji alpukat dan kulit bawang merah memiliki aktivitas tabir surya yaitu SPF 22-35

Kata Kunci : Lotion tabir surya, SPF, ekstrak biji alpukat, ekstrak kulit bawang merah

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Lotion tabir surya, SPF, ekstrak biji alpukat, ekstrak kulit bawang merah
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Medicine
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 23 Dec 2024 02:43
Last Modified: 23 Dec 2024 02:43
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28227

Actions (login required)

View Item View Item