Ristiani, Tri Meila (2024) IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI SOSIAL NOMOR 4 TAHUN 2023 TENTANG PELAKSANAAN PROGRAM SEMBAKO (Studi Kasus: Program Sembako di Kota Bekasi Tahun 2023). Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
COVER-DAFTAR ISI.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (915kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (764kB) |
|
|
Text
BAB II .pdf - Submitted Version Download (2MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Download (133kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (166kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Sejak tahun 2020 hingga 2023, Kota Bekasi memiliki permasalahan terkait
kemiskinan. Kota ini memiliki jumlah penduduk miskin tertinggi di antara kotakota lain di Provinsi Jawa Barat. Pemerintah mengimplementasikan Program
Sembako sebagai bantuan sosial yang diberikan dalam bentuk tunai maupun
nontunai kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program ini bertujuan untuk
memenuhi kebutuhan pangan sebagai kebutuhan dasar masyarakat sekaligus
menjadi mekanisme dalam perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan.
Melalui Peraturan Menteri Sosial Nomor 4 Tahun 2023, program ini dilaksanakan
dengan prinsip dekonsentrasi melalui pendelegasian sebagian wewenang
Kementerian Sosial kepada Pemerintah Daerah Kota Bekasi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program
Sembako di Kota Bekasi pada tahun 2023 dengan menggunakan teori implementasi
kebijakan dari Merilee S. Grindle. Metode yang digunakan yaitu kualitatif
deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan pihak yang
terlibat dalam pelaksanaan program dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Sembako di
Kota Bekasi tahun 2023 sudah berjalan dengan baik. Program ini berhasil mencapai
tujuan dalam mengurangi beban pengeluaran dan memberi kendali bagi KPM
dalam memenuhi kebutuhan pangan. Program juga dapat mewakili kepentingan
berbagai pihak dan memberikan manfaat seperti peningkatan ketahanan pangan dan
menurunkan jumlah penduduk miskin di Kota Bekasi tahun 2023. Para pelaksana
telah menjalankan tugas sesuai prosedur dan memiliki daya tanggap yang tinggi
dalam menangani keluhan KPM. Lingkungan program yang kondusif dengan
pembagian kewenangan yang jelas turut mendukung keberhasilan program ini.
Namun, terdapat beberapa hambatan seperti KPM yang tidak melakukan transaksi,
keterbatasan jumlah Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK), dan sulitnya
pengawasan penggunaan dana bantuan.
Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini memberikan saran bagi
pemerintah untuk menindaklanjuti KPM yang tidak melakukan transaksi,
menambah personel TKSK di setiap kecamatan beserta kompensasi yang lebih
layak, serta memperkuat sosialisasi dan pemantauan penggunaan bantuan untuk
memastikan dana dimanfaatkan sesuai tujuan program.
Kata Kunci: Program Sembako, Bantuan Sosial, Keluarga Penerima Manfaat,
Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, Dekonsentrasi, Implementasi.
181 PEM 2024
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 20 Dec 2024 07:48 |
| Last Modified: | 20 Dec 2024 07:48 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28210 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
