Ginting, Maryssa Putri and Rohmah, Intarniati Nur and Haryanto, Julia Ike (2024) Gambaran Faktor-faktor dalam Kejadian Kekerasan Seksual pada Remaja di RSUD dr. Adhyatma, MPH Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020 – 2023. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (MARYSSA PUTRI GINTING-22010121130074-KTI-ABSTRAK)
MARYSSA PUTRI GINTING-22010121130074-KTI-ABSTRAK (1).pdf Download (109kB) |
Abstract
Latar Belakang : Kekerasan seksual merupakan suatu fenomena kompleks yang memiliki berbagai faktor penyebab. Semua jenis tindakan yang memaksa remaja guna melakukan aktivitas seksual didefinisikan sebagai kekerasan seksual pada remaja. Secara umum, faktor-faktor yang menyebabkan kejadian kekerasan kekerasan seksual dikategorikan menjadi tingkat individu, sosial, komunitas, ekonomi, dan masyarakat. Namun, menurut WHO faktor yang menyebabkan terbagi menjadi usia, jenis kelamin, status ekonomi, status pendidikan, berada pada lingkungan pekerja seks komersial, pernah mengalami kekerasan seksual sebelumnya, dan pengaruh obat-obatan serta NAPZA. Tujuan : Mengetahui gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian kekerasan seksual pada remaja di RSUD dr. Adhyatma, MPH tahun 2020 – 2023. Hasil Penelitian : Korban kekerasan seksual di RSUD dr. Adhyatma, MPH, kekerasan seksual yang terjadi paling banyak adalah persetubuhan sebanyak 63 kasus (39,4%), jumlah kasus paling banyak pada tahun 2020 sebanyak 25 kasus dan bulan Februari sebanyak 10 kasus, usia terbanyak berada korban adalah remaja awal dengan rentang 12 – 16 tahun (73,1%), waktu dan lokasi kejadian didominasi ruang privat (85,0%), lama kejadian hingga pemeriksaan terbanyak adalah >30 hari (48,7%), jenis kelamin yang mendominasi adalah perempuan (97,4%), bentuk tertinggi adalah senggama (89,7%), jenis pekerjaan yang mendominasi adalah pelajar (83,3%), status pemeriksaan terbanyak yang dilakukan adalah pemeriksaan fisik (48,8%), status pernikahan yang mendominasi adalah belum menikah (96,2%), status hubungan korban dengan pelaku mayoritas adalah pacar (15,4%), media perkenalan tertinggi adalah bukan media sosial (70,5%), riwayat menstruasi yang mendominasi adalah sudah menstruasi (94,4%), riwayat hubungan seksual terbanyak adalah belum pernah (73,1%), frekuensi terbanyak adalah >1 kali (56,4%), kasus tidak berlanjut menjadi Visum et Repertum (53,8%), dan mayoritas korban menyatakan tidak ada penipuan, pengancaman ataupun pemberian obat/alkohol (34,6%). Kesimpulan : Gambaran Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Kekerasan Seksual pada Remaja di RSUD dr. Adhyatma, MPH kekerasan seksual tertinggi adalah persetubuhan, terjadi paling banyak di tahun 2020 dan di bulan Februari, mayoritas terjadi pada kelompok usia 12 – 16 tahun, kejadian paling tinggi di ruang privat, lama kejadian hingga pemeriksaan >30 hari, jenis kelamin perempuan, pelajar, melakukan pemeriksaan fisik, belum menikah, status hubungan korban dengan pelaku adalah pacar, perkenalan bukan melalui media sosial, mayoritas sudah menstruasi, belum pernah melakukan hubungan seksual, frekuensi kejadian > 1, tidak berlanjut menjadi VeR, dan mayoritas menyatakan tidak ada pemberian obat/alkohol, faktor penipuan, dan pengancaman.
Kata Kunci : Gambaran faktor-faktor, Kekerasan seksual, Remaja
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gambaran faktor-faktor, Kekerasan Seksual, Remaja |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Medicine |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 19 Dec 2024 06:58 |
| Last Modified: | 19 Dec 2024 06:58 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28150 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
