Search for collections on Undip Repository

EVALUASI BIODEGRADABLITIAS DAN BIOKOMPATIBILITAS SUMSUM TULANG DARI BIOSCREW HIDROKSIAPATIT CANGKANG KERANG HIJAU: Studi Histopatologi pada Tulang Femur Kelinci

Respati, Danendra Rakha Putra and Novriansyah, Robin and Karlowee, Vega and Istiadi, Hermawan (2024) EVALUASI BIODEGRADABLITIAS DAN BIOKOMPATIBILITAS SUMSUM TULANG DARI BIOSCREW HIDROKSIAPATIT CANGKANG KERANG HIJAU: Studi Histopatologi pada Tulang Femur Kelinci. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK_KTI_DANENDRA RAKHA PUTRA RESPATI_22010121130076] Text (ABSTRAK_KTI_DANENDRA RAKHA PUTRA RESPATI_22010121130076)
ABSTRAK_KTI_DANENDRA RAKHA PUTRA RESPATI_22010121130076.pdf

Download (122kB)

Abstract

Pendahuluan: Penggunaan implan bioscrew dalam rekonstruksi ACL berbasisbone grafting semakin umum dilakukan. Hidroksiapatit (HA) merupakan salah satu material yang banyak digunakan sebagai substitusi tulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan biodegradabilitas dan biokompatibilitas bioscrew yang terbuat dari HA cangkang kerang hijau (Perna viridis) sebagai alternatif implan bone grafting.
Metode: Penelitian ini merupakan studi true experimental dengan desain post-test only control group. Subjek penelitian adalah kelinci New Zealand yang akan dibagi ke dalam delapan kelompok: kelompok kontrol (tanpa implantasi) dan kelompok perlakuan (dengan implantasi) masing-masing akan dibagi sesuai waktu pengamatan (minggu ke-2, ke-4, ke-6, dan ke-12), Implantasi yang digunakan adalah bioscrew HA cangkang kerang hijau dengan diameter 4 mm. Penlilaian biokompatibilitas dan biodegradabilitas diamati melalui pembacaan histopatologis. Analisis dilakukan dengan One-way Anova dan Post-hoc LSD untuk antar minggu, dan Independent-t untuk antar kelompok.
Hasil: Dari hasil uji beda berpasangan biokompatibilitas sumsum dengan menggunakan uji One- way Anova pada kelompok perlakuan didpatkan nilai p = 0,044 (p < 0,05) dan pada kelompok kontrol didapatkan nilai p = 0,018 (p < 0,05) sehingga dapat disimpulkan hasil uji beda berpasangan pada kelompok perlakuan dan kontrol terdapat perbedaan bermakna. Dari hasil uji beda tidak berpasangan biokompatibilitas sumsum dengan menggunakan uji Independent-t pada minggu ke-2 didapatkan nilai p = 0,020 (p < 0,05), minggu ke-4 didapatkan p = 0,041 (p < 0,05) dan minggu ke-6 didapatkan p = 0,048 (p < 0,05) sehingga dapat disimpulkan biokompatibilitas sumsum pada minggu ke-2, minggu ke-4 dan minggu ke-6 terdapat perbedaan bermakna.
Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa bioscrew HA cangkang kerang hijau dengan komposisi PLA85/PCL15/HA5 memiliki kemampuan biodegradabilitas dan biokompatibilitas yang baik pada tulang femur kelinci. Hasil analisis histopatologi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam biokompatibilitas seiring waktu, terutama mulai minggu ke-4 hingga minggu ke-12.
Kata kunci: Bioscrew, Perna Viridis, Biokompatibilitas, Biodegradabilitas

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Bioscrew, Perna Viridis, Biokompatibilitas, Biodegradabilitas
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Medicine
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 18 Dec 2024 04:16
Last Modified: 18 Dec 2024 04:16
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28106

Actions (login required)

View Item View Item