Search for collections on Undip Repository

Korelasi Kadar 25(OH)D terhadap Aktivitas Penyakit dan Kekuatan Genggaman Tangan pada Anak dengan Systemic Lupus Erythematosus

Utari, Gloria Sheila Ratna and Hardaningsih, Galuh and Wistiani, Wistiani (2023) Korelasi Kadar 25(OH)D terhadap Aktivitas Penyakit dan Kekuatan Genggaman Tangan pada Anak dengan Systemic Lupus Erythematosus. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK-THESIS-GS] Text (ABSTRAK-THESIS-GS)
ABSTRAK-THESIS-GS.pdf

Download (162kB)

Abstract

Latar belakang: Kelelahan merupakan gejala yang sering dikeluhkan oleh pasien dengan systemic lupus erythematosus (SLE) dan berdampak signifikan pada fungsi fisik dan kekuatan otot. Kekuatan genggaman tangan dapat dipakai sebagai ukuran objektif untuk menilai kekuatan otot. Kekurangan kadar 25(OH)D sering dikaitkan dengan penurunan kekuatan dan fungsi otot serta aktivitas penyakit SLE yang lebih tinggi.

Tujuan: Mengetahui korelasi kadar 25(OH)D terhadap aktivitas penyakit menggunakan SLE disease activity index (SLEDAI) dan kekuatan genggaman tangan pada pasien SLE anak.

Metode: Penelitian cross sectional pada 33 pasien anak SLE (usia 12-18 tahun). Pada subjek dilakukan pengambilan data antropometri (berat badan, tinggi badan, dan indeks masa tubuh), massa otot, kekuatan genggaman tangan, SLEDAI, 3-day food recall, dosis kumulatif kortikosteroid, dan kadar 25(OH)D di RSUP Dr. Kariadi mulai Mei sampai Juni 2023. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman.

Hasil: Dari 33 subjek penelitian, 21 anak (63.6%) mengalami defisiensi 25(OH)D, 8 anak (24.2%) insufisiensi, dan hanya 4 anak (12.1%) dengan kadar 25(OH)D yang cukup. Aktivitas fisik, kecemasan, indeks massa tubuh, kecukupan asupan protein, dan dosis kumulatif kortikosteroid tidak berkorelasi terhadap kekuatan genggaman tangan. Massa otot secara signifikan berkorelasi terhadap kekuatan genggaman tangan pada subjek dengan arah dan kekuatan hubungannya positif sedang. Tidak ada korelasi yang bermakna antara kadar 25(OH)D terhadap aktivitas penyakit maupun kekuatan genggaman tangan pada anak SLE.

Kesimpulan: Tidak terdapat korelasi yang signifikan antara kadar 25(OH)D terhadap aktivitas penyakit maupun kekuatan genggaman tangan pada anak SLE.

Kata kunci: Systemic Lupus Erythematosus, Kekuatan Genggaman Tangan, SLEDAI

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Systemic Lupus Erythematosus, Kekuatan Genggaman Tangan, SLEDAI
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 17 Dec 2024 07:37
Last Modified: 17 Dec 2024 07:37
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28054

Actions (login required)

View Item View Item