Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN KONSUMSI SAYURAN TERHADAP AKNE VULGARIS PADA MAHASISWA KEDOKTERAN UMUM UNIVERSITAS DIPONEGORO

Prabawa, Prima Satya and Radityastuti, Radityastuti and Nugroho, Teddy Wahyu and Puruhito, Buwono (2024) HUBUNGAN KONSUMSI SAYURAN TERHADAP AKNE VULGARIS PADA MAHASISWA KEDOKTERAN UMUM UNIVERSITAS DIPONEGORO. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRACT_Prima Satya Prabawa_22010121130085] Text (ABSTRACT_Prima Satya Prabawa_22010121130085)
ABSTRACT_Prima Satya Prabawa_22010121130085.pdf

Download (76kB)

Abstract

Latar Belakang: Akne vulgaris memiliki dampak terhadap kualitas hidup penderita dan bisa membuat ketidakpuasan dan rasa malu terhadap penampilan mereka. Prevalensi akne vulgaris terbanyak adalah ada wanita muda dengan puncak insidensi antara 14-17 tahun pada wanita dan 12-15 tahun pada pria. Sayuran bisa menjadi faktor pencegah acne karena kandungan antioksidan dan vitamin yang bisa menegah dan mengurangi inflamasi akibat jerawat.
Tujuan: Menjelaskan hubungan konsumsi sayuran terhadap akne vulgaris pada mahasiswa Kedokteran Umum Universitas Diponegoro
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan penelitian belah lintang atau cross sectional dengan subyek 87 mahasiswa kedokteran umum Universitas Diponegoro. Penelitian dilakukan dengan memberikan kuesioner pilihan ganda terkait jerawat dan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) kepada subyek, serta pemeriksaan fisik wajah untuk dilakukan diagnosis oleh spesialis kulit dan kelamin. Analisis statistik yang dilakukan berupa analisis deskriptif, serta uji hubungan dengan analisis bivariat chi square dengan nilai kemaknaan p <0,05.
Hasil: Didapatkan p-value sebesar 0,413 (p >0,05) yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara frekuensi konsumsi harian sayuran terhadap akne vulgaris. Jenis sayur yang memiliki hubungan signifikan dengan akne vulgaris antara lain daun kacang panjang (p=0,015), daun singkong (p=0,037), daun ubi jalar (p=0,030), labu siam (p=0,032), dan pare (p=0,016)
Kesimpulan: Tidak ditemukan hubungan signifikan antara frekuensi konsumsi sayuran dalam sehari terhadap kejadian akne vulgaris. Setelah analisis lebih lanjut, daun kacang panjang, daun singkong, daun ubi jalar, labu siam, dan pare.memiliki hubungan signifikan terhadap kejadian akne vulgaris.

Kata kunci : Akne Vulgaris, Konsumsi sayur, Remaja

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Akne Vulgaris, Konsumsi sayur, Remaja
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Medicine
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 19 Dec 2024 06:37
Last Modified: 19 Dec 2024 06:37
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28025

Actions (login required)

View Item View Item