Ramadhana, Aditya Yuda (2024) VOTING BEHAVIOR: PREFERENSI MEMILIH PEMILIH PEMULA. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik universitas Diponegoro.
|
Text
COVER (2).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (705kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (775kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (845kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (751kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Submitted Version Download (345kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA (2).pdf - Submitted Version Download (269kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN (2).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (716kB) |
Abstract
Kajian perilaku pemilih di Indonesia memiliki daya tarik tersendiri dikarenakan
latar belakang demografi sosial yang heterogen dan pluralistik. Studi ini menjadikan
Kota Semarang selaku wilayah dengan IKP (Indeks Kerawanan Pemilu) tertinggi
di Jawa Tengah sebagai unit analisis. Dengan mengambil 720 responden sebagai
sampel (Margin of Error 3,7% & Confidience Levels 95%), penelitian ini berhasil
merekam bagaimana preferensi & kecenderungan pemilih pemula di Kota
Semarang pada kontestasi Pilpres 2024. Sebagai kerangka, digunakan elaborasi
teoritik dari tiga pendekatan paling masyhur dalam studi perilaku pemilih, yakni
pendekatan sosiologi (kelompok pertemanan & keagamaan), psikologi (informasi
politik & figure kandidat), dan rasional (politik uang & orientasi isu). Berdasarkan
hasil pengujian menggunakan Binary Logistic Regression Analysis, seluruh variabel
dinyatakan menerima hipotesis, artinya masing-masing variabel memiliki pengaruh
yang signifikan dalam membentuk perilaku pemilih pemula. Selain itu, penelitian
ini berhasil menemukan jawaban atas 2 realitas politik, yakni mobilisasi pemilih
dan biaya politik. Pertama, pengujian menunjukkan bahwa pengaruh dari organisasi
keagamaan sangat tinggi, bahkan signifikan sampai tahap pemaksaan, inilah yang
menjadikan mobilisasi pemilih cenderung dilakukan lewat organisasi keagamaan.
Ke dua, data menunjukkan bahwa mayoritas pemilih pemula menerima jika
diberikan uang, namun sebagian besar dari mereka tidak mau memilih kandidat
yang memberinya uang, inilah yang menyebabkan mengapa cost politik menjadi
semakin tinggi.
Kata Kunci: Pemilih Pemula, Perilaku Pemilih, Pilpres 2024, Kota Semarang
178/pem/2024
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 12 Dec 2024 07:19 |
| Last Modified: | 12 Dec 2024 07:19 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/27985 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
