Salsabila, Zahra Adiba (2022) Pengalaman Remaja Perempuan Menjalani Kekerasan dalam Pacaran. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (457kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (299kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (321kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (399kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Download (401kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Submitted Version Download (82kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (109kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (358kB) |
Abstract
Kekerasan dalam pacaran (KDP) merupakan pola perilaku yang kasar, tidak
menyenangkan, dan digunakan untuk mengerahkan kontrol serta kekuasaan atas
pasangan. Hal kekerasan ini dapat dimaknai sebagai tindakan terhadap pasangan
yang belum terikat pernikahan meliputi kekerasan fisik emosional, ekonomi,
ataupun pembatasan aktivitas dalam sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui dan mendalami mengenai pengalaman remaja perempuan yang
mengalami kekerasan dalam pacaran dan bagaimana proses pengambilan keputusan
yang dilakukan oleh korban. Subjek penelitian merupakan remaja perempuan yang
mengalami kekerasan dalam hubungan pacaran. Penelitian ini menggunakan
metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teori yang
digunakan sebagai acuan pada penelitian ini adalah teori Standpoint dan Teori
Argumentativeness, Assertiveness, and Verbal Aggresiveness.
Berdasarkan hasil penelitian, keempat informan remaja perempuan
mengkonfirmasi adanya kekerasan dalam pacaran yang dilakukan oleh
pasangannya sendiri. Dalam penelitian ini mengetahui bagaimana informan
menunjukkan perasaan dan mengkomunikasikannya dengan pasangan. Terdapat 5
(lima) bentuk kekerasan yang ditemukan, yaitu fisik, verbal, seksual, ekonomi, dan
pembatasan aktivitas. Penelitian ini menemukan alasan mempertahankan hubungan
kekerasan selain hasrat, keintiman, komitmen oleh masing-masing informan, faktor
lain yang menjadi alasan bertahan juga didasari karena adanya kedekatan hubungan
keluarga karena adanya alasan ketidaktegaan untuk mengakhiri sebuah hubungan
yang sudah terjalin dengan melibatkan banyak pihak selain antar pasangan. Sebagai
remaja yang memiliki usia rentan dalam memaknai hubungan membuat beberapa
diantara mereka memaklumi setiap tindakan kekerasan. Adapun proses komunikasi
yang dilakukan tiga dari empat informan memilih untuk mengkomunikasikan saat
konflik sudah mereda sedangkan informan lain menghadapi sebuah konflik dengan
menyelesaikan dan mencari solusi pada saat itu juga.
Kata Kunci: Kekerasan dalam Pacaran, Remaja, Hubungan Kekerasan, Korban
141/KOM/2024
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 04 Dec 2024 09:13 |
| Last Modified: | 04 Dec 2024 09:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/27818 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
