Amansyah, Nursabrina Marsya Safiqah and Supatmo, Yuswo and Hardian, Hardian (2024) Pengaruh Puasa Intermiten terhadap Kualitas Tidur Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (NURSABRINA MARSYA SA-22010121120017-KTI-ABSTRAK)
NURSABRINA MARSYA SA-22010121120017-KTI-ABSTRAK.pdf Download (11kB) |
Abstract
Latar Belakang : Puasa intermiten atau Intermittent Fasting (IF) merupakan jenis puasa dimana seseorang berpuasa dan berhenti berpuasa secara bergantian pada interval waktu tertentu. Mahasiswa kedokteran memiliki kualitas tidur yang buruk dibandingkan dengan mahasiswa fakultas lainnya. Hal ini tentunya dapat berdampak negatif pada prestasi akademik, serta kesehatan fisik dan mental mahasiswa. Meskipun puasa intermiten memiliki berbagai manfaat kesehatan, pengaruhnya terhadap kualitas tidur pada mahasiswa kedokteran masih jarang diteliti. Maka dari itu, perlu diteliti lebih lanjut lagi mengenai pengaruh puasa intermiten terhadap kualitas tidur pada mahasiswa kedokteran.
Tujuan : Mengetahui pengaruh puasa intermiten terhadap kualitas tidur mahasiswa kedokteran.
Metode : Jenis penelitian ini adalah quasi experimental dengan desain one group pretest posttest design. Sampel terdiri dari 24 mahasiswa Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang. Pemilihan sampel adalah dengan purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti. Pada penelitian ini, diberikan perlakuan berupa praktik puasa intermiten dengan cara Time Restricted Feeding 12:12. Puasa dimulai pada pukul 6 sore hingga pukul 6 pagi yang dilakukan pada hari Senin, Rabu, Jumat selama tiga minggu berturut turut. Analisis data kualitas tidur sebelum dan setelah intervensi dilakukan menggunakan uji statistik Paired Sample T Test. Analisis hubungan antara variabel perancu, yaitu tingkat stres dan tingkat aktivitas fisik, terhadap kualitas tidur dilakukan menggunakan uji korelasi spearmann.
Hasil : Adanya penurunan signifikan skor global PSQI setelah melakukan puasa intermiten dalam kelompok perlakuan dibandingkan sebelum melakukan puasa intermiten, yaitu diperoleh nilai p < 0,05 (p = <0,001). Uji hubungan antara tingkat stres terhadap kualitas tidur diperoleh bahwa tidak terdapat hubungan bermakna, yaitu diperoleh nilai p > 0,05 (p = 0,493). Uji hubungan antara tingkat aktivitas fisik terhadap kualitas tidur diperoleh bahwa tidak terdapat hubungan bermakna, yaitu diperoleh nilai p > 0,05 (p = 0,283).
Kesimpulan : Puasa intermiten dapat memperbaiki kualitas tidur mahasiswa kedokteran.
Kata Kunci : Puasa intermiten, kualitas tidur, mahasiswa kedokteran, PSQI
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Puasa intermiten, kualitas tidur, mahasiswa kedokteran, PSQI |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Medicine |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 13 Dec 2024 03:33 |
| Last Modified: | 13 Dec 2024 03:33 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/27760 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
