ADAWIYAH, RATU TASYA and Dwiwarno, Nuswantoro and Farida, Elfia (2024) PELANGGARAN PRINSIP-PRINSIP HUKUM PERANG DALAM PENYERANGAN UDARA DI GAZA UTARA SAAT EVAKUASI PENDUDUK SIPIL OLEH ISRAEL DEFENSE FORCES (IDF). _65 HI 2024. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Ratu Tasya Adawiyah_cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Ratu Tasya Adawiyah_abstrak.pdf Download (225kB) |
|
|
Text
Ratu Tasya Adawiyah_bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (320kB) |
|
|
Text
Ratu Tasya Adawiyah_bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (436kB) |
|
|
Text
Ratu Tasya Adawiyah_bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (664kB) |
|
|
Text
Ratu Tasya Adawiyah_bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (227kB) |
|
|
Text
Ratu Tasya Adawiyah_dapus.pdf Download (357kB) |
Abstract
Dalam strategi berperang terdapat prinsip-prinsip yang harus dipatuhi oleh pihak-pihak yang berkonflik. Salah satunya adalah distinction principle dan military necessity principle untuk memastikan bahwa objek non-militer tidak menjadi target dari penyerangan. Hal ini berbanding terbalik dengan realita pada
tanggal 13 Oktober 2023, Israel Defense Forces (IDF) melakukan penyerangan menggunakan precision-guide shrapnel-delivered missile di rute evakuasi yang dipenuhi oleh target sipil. Penyerangan tersebut terindikasi melanggar prinsip-prinsip hukum perang.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyerangan udara terhadap penduduk sipil sebagai kejahatan perang dengan menggunakan metode pendekatan Yuridis Normatif melalui pengumpulan data studi pustaka yang berupa Statuta Roma 1998, Konvensi Jenewa 1949, Protokol Tambahan 1977 dan literatur yang berhubungan dengan kasus yang diteliti.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penyerangan terhadap konvoi sipil yang tidak memiliki kepentingan militer dan menunjukkan adanya pelanggaran yang terjadi terhadap aturan-aturan Konvensi Jenewa 1949 yang dapat dianggap sebagai kejahatan perang. Namun, dengan adanya karakteristik spesifik identitas korban penyerangan dalam konvoi tersebut, terdapat indikasi hubungan kejahatan perang dengan
terjadinya genosida terhadap penduduk sipil Palestina. Kejahatan perang yang dilakukan di wilayah Palestina ini secara teori hukum dapat dipertanggungjawabkan melalui International Criminal Court melalui rujukan Negara Palestina maupun Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa sesuai Bab VII Piagam PBB.
Kata Kunci: Kejahatan Perang, Israel Defense Forces, Penduduk Sipil
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kejahatan Perang, Israel Defense Forces, Penduduk Sipil |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 25 Nov 2024 06:44 |
| Last Modified: | 10 Sep 2025 03:23 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/27666 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
