Pranata, Garry Aditya and Ngestiningsih, Dwi (2024) Hubungan Kadar Vitamin D dan Hemoglobin Serum dengan Kekuatan Genggaman Tangan pada Lanjut Usia. Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (Abstrak Tesis dr. Garry Aditya Pranata)
Abstrak Tesis dr. Garry Aditya Pranata.pdf Download (81kB) |
|
|
Text
Abstrak Tesis dr. Garry Aditya Pranata.pdf Download (81kB) |
Abstract
Latar Belakang: Jumlah penduduk lanjut usia (lansia) di Indonesia mengalami peningkatan selama lebih dari satu dekade. Lansia akan mengalami suatu proses menua. Sarkopenia, salah satu kondisi degeneratif yang sering dijumpai pada lansia, meningkatkan risiko jatuh, fraktur, disabilitas fisik hingga kematian. Salah satu komponen dalam mendiagnosis sarkopenia adalah dengan menilai kekuatan otot, yang dinilai dengan kekuatan genggaman tangan. Lansia cenderung rentan
mengalami defisiensi vitamin D dan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kadar vitamin D dan hemoglobin serum dengan kekuatan genggaman tangan pada lansia. Metode: Penelitian observasional dengan desain cross sectional dilakukan pada subjek lanjut usia (usia ≥ 60 tahun) di Posyandu Lansia Pasadena, Semarang. Kadar vitamin D dan hemoglobin diukur dengan menggunakan sampel darah vena. Kekuatan genggaman tangan dinilai dengan melakukan CAMRY Dynamometer. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman untuk mengetahui hubungan antara kadar vitamin D dan kadar hemoglobin terhadap kekuatan
genggaman tangan. Analisis multivariat dilakukan menggunakan uji Regresi Linear untuk mengetahui apakah variabel tetap memiliki signifikansi hasil apabila dianalisis secara bersama-sama dengan variabel lainnya. Signifikan apabila p<0.05 Hasil: Berdasarkan 67 subjek lansia (usia rerata 64.36 ± 3.54 tahun), 92.5% adalah lansia muda, jenis kelamin didominasi perempuan (59.7%). Median kadar vitamin D 18.7 (4.8-51.3) ng/mL. Secara keseluruhan, 89.6% dari subjek memiliki kadar vitamin D tidak normal, sedangkan 10.4% sisanya memiliki kadar vitamin D normal. Median kadar Hb 13.7 (11-18.3) g/dL. Secara keseluruhan, 11.9% dari subjek mengalami anemia, sedangkan 88.1% sisanya memiliki kadar hemoglobin normal. Sebanyak 85.1% subjek lansia memiliki kekuatan genggaman tangan rendah, didominasi oleh perempuan (63.2%). Terdapat korelasi positif moderate antara kadar vitamin D dengan kekuatan genggaman tangan (p = 0.0001, r = 0.564). Terdapat korelasi positif moderate antara kadar hemoglobin dengan kekuatan genggaman tangan (p = 0.0001, r = 0.477). Analisis regresi linear menunjukkan adanya pengaruh kadar vitamin D dan hemoglobin secara bersama-sama terhadap kekuatan genggaman tangan (p = 0.001). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara kadar vitamin D dan hemoglobin serum dengan kekuatan genggaman tangan pada lansia.
Kata Kunci: kadar vitamin D, kadar hemoglobin, kekuatan genggaman tangan, lanjut usia
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kadar vitamin D, kadar hemoglobin, kekuatan genggaman tangan, lanjut usia |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 19 Nov 2024 04:29 |
| Last Modified: | 19 Nov 2024 04:29 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/27531 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
