Putri, Aurelia Prawita (2024) PERAN PUSAT PELAYANAN TERPADU PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN ANAK (P2TP2A) DALAM PENANGANAN TINGGINYA TINDAK KEKERASAN PADA ANAK DI KABUPATEN SEMARANG. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
COVER..pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (960kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf - Submitted Version Download (914kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf - Submitted Version Download (780kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (661kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf - Submitted Version Download (207kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (323kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN..pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (629kB) |
Abstract
Permasalaan tindak kekerasan terhadap anak dalam beberapa tahun ini mengalami peningkatan
yang signifikan dan telah menjadi permasalahan serius di Kabupaten Semarang. Meningkatnya
permasalahan kekerasan pada anak di Kabupaten Semarang menjadi masalah serius padahal sudah
ada lembaga khusus yang menangani dan menjadi tempat perlindungan pada anak korban
kekerasan. Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) merupakan
wadah pelayanan yang memberikan perlindungan, penanganan, dan pemberdayaan bagi
perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
peran P2TP2A dalam menangani tindak kekerasan pada anak di Kabupaten Semarang dan
menemukan faktor penghambat peran P2TP2A dalam menangani tindak kekerasan di Kabupaten
Semarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data
melalui teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Adapun uji keabsahan
atau validitas data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode triangulasi. Hasil penelitian
menunjukan bahwa peran yang dilakukan oleh P2TP2A Kabupaten Semarang dalam menangani
kekerasan pada anak belum maksimal. Hal ini dilihat dari analisis elaborasi dari peran P2TP2A
Kabupaten Semarang berdasarkan regulasi dan teori dari Jam Ife dan Frank Tesoriero bahwa dalam
peran fasilitatif dalam aspek rehabilitasi sosial dan jaminan sosial masih ditemukan permasalahan
yaitu respon pegawai yang lambat dan ketidaksediaan pegawai ditempat. Selain itu pada peran
edukasional masih ditemukan permasalahan P2TP2A Kabupaten Semarang dalam melakukan
sosialisasi belum menjangkau daerah terpencil. Rekomendasi yang diberikan adalah dilakukan
optimalisasi layanan dan infrastruktur agar dapat dijangkau oleh semua masyarakat Kabupaten
Semarang dan pendelegasian wewenang untuk memungkinkan staff untuk berkontribusi lebih
banyak.
Kata kunci: Peran; P2TP2A; Kekekarasan Anak
158. Administrasi Publik 2024
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 11 Nov 2024 07:11 |
| Last Modified: | 11 Nov 2024 07:11 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/27391 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
