Chairunnisa, Amaliah (2024) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN STUNTING DI KECAMATAN BREBES. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf - Submitted Version Download (704kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf - Submitted Version Download (429kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf - Submitted Version Download (22kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (87kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Kebijakan penanggulangan stunting merupakan kebijakan dari pemerintah untuk
menciptakan generasi yang unggul, karena permasalahan stunting menjadi isu
penting yang harus diselesaikan karena berdampak kepada kualitas sumber daya
manusia di masa depan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis
implementasi kebijakan penanggulangan stunting di Kecamatan Brebes, dengan
menganalisis faktor penghambat dalam pelaksanaan kebijakan penanggulangan
stunting di Kecamatan Brebes. Kebijakan ini berdasarkan pada Peraturan Bupati
Nomor 50 Tahun 2019 tentang Penanggulangan Stunting. Dalam kebijakan
penanggulangan stunting terdapat program Seribu Hari Pertama Kehidupan
(HPK), Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Kemandirian keluarga dan
Edukasi Gizi. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif
menggunakan teori implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh Van Meter
dan Van Horn dari aspek; standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, hubungan
antar organisasi, karakteristik agen pelaksana, disposisi dan kondisi lingkungan
sosial, ekonomi dan politik. Penelitian ini menggunakan data primer melalui
wawancara dengan informan dan data sekunder yang diperoleh melalui sumber
lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pelaksana kebijakan telah
menjalankan tugasnya dengan baik, mulai dari penyuluhan gizi hingga program
intervensi. Namun demikian, masih terdapat tantangan signifikan, yaitu rendahnya
kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting, meskipun
kampanye dan sosialisasi telah dilakukan. Selain itu, hambatan lain yang dihadapi
adalah kerangka hukum yang digunakan masih mengacu pada undang-undang
yang belum diperbarui, sehingga tidak sepenuhnya mendukung perubahan
kebutuhan di lapangan.
Kata Kunci : Implementasi, Kebijakan Penanggulangan, Stunting.
152. Administrasi Publik 2024
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 11 Nov 2024 05:57 |
| Last Modified: | 11 Nov 2024 05:57 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/27383 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
