Adinda, Andi Asyillah Feiza (2024) ‘Dijual’ Untuk Menikah: Strategi Empower People sebagai Non-Governmental Organization dalam Penanggulangan Isu Bride Trafficking di India. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
1. COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (903kB) |
|
|
Text
2. BAB 1.pdf - Submitted Version Download (492kB) |
|
|
Text
3. BAB 2.pdf - Submitted Version Download (403kB) |
|
|
Text
4. BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (519kB) |
|
|
Text
5. BAB 4.pdf - Submitted Version Download (116kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (195kB) |
|
|
Text
7. LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (127kB) |
Abstract
Perdagangan manusia terus menjadi permasalahan global yang seringkali
menjadikan perempuan dan anak perempuan sebagai korban. Salah satu
bentuknya adalah bride trafficking, yaitu fenomena yang melibatkan
perdagangan perempuan yang berkedok pernikahan dengan tujuan yang
mengarah pada eksploitasi dan perbudakan. Di India, bride trafficking memiliki
sejarah panjang, dimana 90% perdagangan perempuan terjadi secara domestik
dengan tujuan pernikahan paksa. Meskipun demikian, belum ada kebijakan dari
pemerintah India yang secara spesifik membahas fenomena bride trafficking,
sehingga kehadiran Non-Governmental Organization (NGO) yang memiliki
fokus pada isu ini menjadi penting dalam mengisi celah kebijakan dan
meningkatkan kesadaran. Penelitian ini berfokus pada upaya Empower People
sebagai NGO dalam menanggulangi isu bride trafficking di India, dengan
menggunakan teori Feminisme Liberal, konsep Power Feminism dan Gender
Mainstreaming, serta konsep Strategi Generasi Kedua NGO menurut Korten.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan relasi kuasa gender yang
dimanifestasi pada praktik sosial budaya India berkontribusi pada
ketidakberdayaan perempuan, yang memicu terjadinya bride trafficking.
Melalui metode kualitatif dan pendekatan feminisme liberal, penelitian ini
mengkaji peran Empower People melalui konsep power feminism dan strategi
gender mainstreaming dalam program-program pemberdayaan perempuan
yang dilakukan NGO Empower People untuk mengeliminasi diskriminasi
terhadap perempuan. Dengan model pemberdayaan yang digunakan di
programnya, Empower People diklasifikasikan sebagai NGO yang berada
dalam strategi generasi kedua NGO Korten, yang berfokus pada peningkatan
kapasitas (capacity building).
Kata kunci: Bride Trafficking, Feminisme Liberal, Empower People India,
Gender Mainstreaming, Non-Governmental Organization, Strategi Generasi NGO Korten
107 HI 2024
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 11 Nov 2024 01:50 |
| Last Modified: | 11 Nov 2024 01:50 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/27349 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
