Sanjaya, Marvel Shivan Mark Gesang (2024) MOTIF TERSEMBUNYI DIBALIK GUGATAN UNI EROPA MENGENAI PELARANGAN EKSPOR BIJIH NIKEL INDONESIA DI WTO. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Cover .pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (483kB) |
|
|
Text
Bab 1 .pdf - Submitted Version Download (370kB) |
|
|
Text
Bab 2 .pdf - Submitted Version Download (525kB) |
|
|
Text
Bab 3 .pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (450kB) |
|
|
Text
Bab 4 .pdf - Submitted Version Download (174kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka .pdf - Submitted Version Download (237kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (169kB) |
Abstract
Uni Eropa menggugat kebijakan Indonesia mengenai pelarangan ekspor bijih nikel di WTO pada 22
November 2019. Indonesia diklaim melakukan suatu kebijakan proteksionis yang tidak mengindahkan
perjanjian perdagangan bebas yang tertera pada GATT 1994. Menariknya yurisdiksi dan wewenang yang
Indonesia miliki atas sumber daya nikelnya, terkesan memiliki prioritas yang lebih rendah dibandingkan
kepentingan Uni Eropa untuk mendapatkan pasokan bijih nikel mereka. Berfokus pada permasalahan
tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alasan lain apa yang mendasari keputusan Uni Eropa
menggugat kebijakan Indonesia. Menggunakan Teori Sistem Dunia sebagai pisau analisis, dengan
penggunaan konsep Negara Inti Negara Semi-pinggiran, dan aliran Nilai Surplus. Penelitian ini dilakukan
menggunakan metode kualitatif dengan tipe eksplanatif melalui teknik pengumpulan data secara studi
pustaka. Hasil penelitian ini menemukan bahwa keputusan Uni Eropa untuk menggugat kebijakan
pelarangan ekspor bijih nikel Indonesia, didasari pada posisi-nya sebagai Negara Inti yang harus
memastikan aliran Nilai Surplus tetap mengalir. Posisi Indonesia sebagai Negara Semi-pinggiran
menjadikan Indonesia berperan untuk mempertahankan atau meningkatkan posisinya dalam sistem dunia,
dengan cara melindungi industri domestik hingga cukup kuat untuk bersaing dalam pasar global. Sistem
dunia yang terbentuk diketahui dapat tercapai melalui eksistensi 6 institusi yang saling terhubung dan
menjadi fondasi dari berlangsungnya praktik diskriminasi atas Negara non-Inti.
Kata Kunci: Gugatan, Uni Eropa, Bijih Nikel, Teori Sistem Dunia
105. Hubungan Internasional 2024
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 08 Nov 2024 10:24 |
| Last Modified: | 08 Nov 2024 10:24 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/27344 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
