BUDIANJANI, SHERRY AMARA and Susiatiningsih, Hermini and Pratomo, Muhammad Faiq Adi (2024) GERAKAN #METOO DI SWEDIA DALAM MEMPERJUANGKAN KEBIJAKAN UNTUK MEMERANGI PELECEHAN SEKSUAL DENGAN MENAIKKAN AWARENESS 2017-2022. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1 .pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (289kB) |
|
|
Text
BAB 2 .pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (447kB) |
|
|
Text
BAB 3 .pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (329kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (123kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (160kB) |
Abstract
Ketidaksetaraan gender merupakan permasalahan yang terjadi di seluruh
negara, baik itu negara maju mau pun negara berkembang. Di Uni Eropa, Swedia
merupakan salah satu negara dengan tingkat pelaporan pelecehan seksual tertinggi.
Padahal, Swedia merupakan salah satu negara yang memiliki sejarah panjang
mengenai perjuangan kesetaraan gender. Hal ini mengakibatkan Gerakan #MeToo
sangat digandrungi di Swedia, terutama setelah mencuatnya kasus Harvey
Weinstein. Masalah yang kemudian muncul adalah bagaimana gerakan #MeToo di
Swedia ini kemudian berdampak dalam perubahan kebijakan dalam memerangi
pelecehan seksual di Swedia?
Tujuan penelitian untuk menjelaskan bagaimana sebuah gerakan sosial
seperti Gerakan #MeToo dapat meningkatkan awareness mengenai pelecehan
seksual yang mengancam perempuan, serta bagaimana gerakan sosial mampu
memengaruhi perpolitikan di Swedia sehingga terjadi reformasi hukum.
Upaya menjawab permasalahan dan tujuan penelitian dilakukan dengan
menggunakan teori Feminis Liberal dan Social Movement. Metode penelitian yang
digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode analisis literature review.
Subjek penelitian adalah Gerakan #MeToo yang terjadi di Swedia, dan perubahan
yang diciptakan dalam hukum Swedia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Swedia menyambut baik
Gerakan #MeToo dan kemudian mendukung gerakan ini untuk memenuhi tuntutan
yang disampaikan kepada pemerintah sebagai sebuah suprastruktur politik, di mana
Gerakan #MeToo tergolong ke dalam infrastruktur politik. Hasilnya, terjadi
reformasi hukum di Swedia dengan adanya hukum terkait non-consensual sex dan
kemudahan bagi korban untuk melaporkan tindakan pelecehan seksual yang mereka
alami serta berbagai kementerian di Swedia yang menambahkan SOP terkait
dengan penanganan pelecehan seksual.
Disarankan kepada pemangku kebijakan di Swedia untuk terus
merealisasikan tuntutan yang disampaikan oleh Gerakan #MeToo dalam mendorong
kesetaraan gender di Swedia. Peneliti selanjutnya dapat menjadikan penelitian ini
sebagai referensi untuk menganalisis dampak gerakan sosial terhadap suatu negara,
sehingga dapat memperkaya literatur mengenai Hubungan Internasional.
Keywords: Gerakan Sosial, #MeToo, Swedia, Pelecehan Seksual, Perubahan
Kebijakan.
94. Hubungan Internasional 2024
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 16 Jan 2025 02:12 |
| Last Modified: | 20 Jun 2025 07:31 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/27334 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
