Search for collections on Undip Repository

ANALISIS KEBIJAKAN TÜRKIYE DALAM UPAYA MENANGANI INFLASI PASCA PERANG RUSIA-UKRAINA TAHUN 2018-2022

ALINDRI, WIBI WINTANG (2024) ANALISIS KEBIJAKAN TÜRKIYE DALAM UPAYA MENANGANI INFLASI PASCA PERANG RUSIA-UKRAINA TAHUN 2018-2022. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of COVER SKRIPSI FIX-2-2.pdf] Text
COVER SKRIPSI FIX-2-2.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (525kB)
[thumbnail of BAB 1 SKRIPSI FIX-2-2.pdf] Text
BAB 1 SKRIPSI FIX-2-2.pdf - Submitted Version

Download (312kB)
[thumbnail of BAB 2 SKRIPSI FIX-2-2.pdf] Text
BAB 2 SKRIPSI FIX-2-2.pdf - Submitted Version

Download (267kB)
[thumbnail of BAB 3 SKRIPSI FIX-2-2.pdf] Text
BAB 3 SKRIPSI FIX-2-2.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (661kB)
[thumbnail of BAB 4 SKRIPSI FIX-2-2.pdf] Text
BAB 4 SKRIPSI FIX-2-2.pdf - Submitted Version

Download (12kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA .pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA .pdf - Submitted Version

Download (191kB)

Abstract

Konflik Rusia-Ukraina menyebabkan lonjakan inflasi di Türkiye, yang mencapai
78,62% pada Juni 2022. Hal ini diperburuk dengan depresiasi nilai tukar lira terhadap
dolar AS, yang meningkatkan biaya barang impor dan memicu ketidakstabilan ekonomi.
Türkiye, sebagai negara importir energi, menghadapi kenaikan drastis dalam harga gas
alam dan minyak akibat gangguan pasokan dari Rusia. Kenaikan harga energi ini
menambah beban pada perekonomian Türkiye dan memperburuk defisit neraca berjalan.
Penelitian ini bertujuan umum untuk menganalisis kebijakan dedolarisasi Türkiye
sebagai strategi untuk mengatasi inflasi yang meningkat setelah perang Rusia-Ukraina
selama periode 2018-2022, serta mengevaluasi dampaknya terhadap perekonomian
negara. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang
mendorong Türkiye mengadopsi kebijakan dedolarisasi sebagai respons terhadap inflasi
tinggi pasca perang.
Penelitian ini menganalisis upaya Türkiye dalam menangani isu inflasi secara
teoritis dengan menerapkan teori ketergantungan atau dependence theory. Metode
penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis penelitian
terdahulu dan studi literatur seperti artikel jurnal, buku, dan situs web resmi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan meningkatkan penggunaan lira
dalam transaksi keuangan, Türkiye berusaha menstabilkan mata uang dan memperkuat
kebijakan moneter, meskipun menghadapi tantangan dari ketidakstabilan global dan
internal. Pasca perang Rusia-Ukraina, kebijakan ini menjadi lebih krusial karena
gangguan pasokan energi dan pangan dari kedua negara memicu lonjakan inflasi,
memperburuk situasi domestik. Meskipun dedolarisasi berhasil mengurangi dolarisasi di
sektor perbankan, inflasi tinggi dan devaluasi lira terus menghambat efektivitas kebijakan
tersebut. Türkiye masih harus menghadapi ketergantungan ekonomi signifikan pada
faktor eksternal, terutama dalam perdagangan energi dan pangan.
Kata Kunci: Dedolarisasi, Inflasi, Teori Dependensi, Türkiye.
93. Hubungan Internasional 2024

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Social Science and Political Science
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations
Depositing User: diana nirwani
Date Deposited: 08 Nov 2024 07:09
Last Modified: 08 Nov 2024 07:09
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/27331

Actions (login required)

View Item View Item