CHAIRUNNISA, CHAIRUNNISA (2024) MEMAHAMI ESENSI PENGALAMAN STEREOTIPISASI WANITA DI DUNIA PUBLIC RELATIONS. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (592kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf - Submitted Version Download (633kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf - Submitted Version Download (234kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf - Submitted Version Download (460kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (236kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (160kB) |
|
|
Text
BAB 6.pdf - Submitted Version Download (161kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (232kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (513kB) |
Abstract
Ketidaksetaraan gender di Indonesia masih seringkali terjadi, terutama dalam
bidang Public Relations sebagai industry feminine dalam isu gender. Menurut Deborah
(2017) dalam penelitiannya yang mengkaji keterkaitan antara praktisi hubungan
masyarakat dengan teori feminis, menyatakan bahwa pemasaran, periklanan dan juga
kehumasan memiliki jumlah peminat wanita lebih banyak dibanding dengan laki-laki.
Pernyataan ini juga didukung oleh data dari PRSA (Public Relations Society of
America) dimana 70% praktisi yang terdaftar adalah wanita. (Wrigley, 1999).
Penelitian ini bertujuan untuk memahami esensi pengalaman stereotipisasi Wanita
dalam lingkungan kerja, terutama di hotel sebagai industry yang kerap kali
membutuhkan PR sebagai investasi jangka Panjang sebuah Perusahaan. Penelitian ini
menggunakan paradigma kritis dengan pendekatan fenomenologi kritis. Teori yang
digunakan adalah Standpoint Feminist Liberal Theory. Metode pengumpulan data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah melakukan in depth interview oleh informan
sebanyak 2 karyawan Perempuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, karyawan Perempuan pada 2 perusahaan
hotel mengalami bentuk-bentuk stereotipisasi seperti adanya pelabelan negative,
perlakuan khusus dan ekspektasi khusus yang diberikan kepada karyawan PR
Perempuan. Meskipun mengalami beberapa bentuk stereotipisasi yang berbeda, namun
informan memandangnya dengan cara yang berbeda. Informan pertama menganggap
hal tersebut sebagai sebuah tantangan atau resiko pekerjaan yang memang dan harus
dihadapi oleh setiap karyawan PR Perempuan berbeda dengan informan kedua yang
memandang hal ini sebagai sebuah kekurangan dalam dunia PR yang harus ia atasi
sebagai seorang pimpinan PR.
Kata kunci: Gender, Stereotipe, Public Relations, Kesetaraan gender
186 kom 2024
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 07 Nov 2024 07:47 |
| Last Modified: | 07 Nov 2024 07:47 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/27278 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
