Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN ANTARA TINDAKAN KEMOTERAPI DENGAN KEJADIAN DERMATITIS SEBOROIK PADA PASIEN KANKER DI RSUP DR. KARIADI

GIANY, DHIYA NASYWA ANANDA and Afriliana, Liza and Widyawati, Widyawati (2024) HUBUNGAN ANTARA TINDAKAN KEMOTERAPI DENGAN KEJADIAN DERMATITIS SEBOROIK PADA PASIEN KANKER DI RSUP DR. KARIADI. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of abstrak] Text (abstrak)
DHIYA NASYWA ANANDA GIANY.pdf

Download (107kB)

Abstract

Latar Belakang: Dermatitis seboroik adalah inflamasi kronik pada daerah kaya kelenjar sebasea berupa plak kemerahan berbatas tegas dan skuama yang mengelupas berwarna kekuningan serta dapat mengganggu kenyamanan dan kualitas hidup pasien. Penekanan sistem imun seperti kemoterapi pada pasien kanker diduga menjadi salah satu faktor penyebabnya. Bila dermatitis seboroik dapat terjadi akibat kemoterapi akan menambah penderitaan pasien baik dari kualitas hidup maupun biaya perawatan. Tujuan: Mengetahui perbedaan kejadian dermatitis seboroik pada pasien kanker yang sedang menjalani kemoterapi dan pasien kanker yang tidak sedang mendapatkan kemoterapi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain belah lintang. Subyek penelitian berjumlah 40 orang yang merupakan pasien kanker di RSUP Dr. Kariadi yang dipilih dengan metode consecutive sampling. Kuesioner yang digunakan untuk mengetahui rincian tindakan kemoterapi dan kejadian dermatitis seboroik dibuat oleh penulis dan telah dilakukan uji validitas. Pengolahan data dilakukan dengan uji analisis Chi Square atau Fisher Exact dan uji regresi logistik multivariat. Hasil: Terdapat 73.3% kejadian dermatitis seboroik pada pasien yang sedang menjalani kemoterapi, 26.7% kejadian dermatitis seboroik pada pasien yang tidak. Pada uji Chi Square ditemukan hubungan antara tindakan kemoterapi dan kejadian dermatitis seboroik yang signifikan dengan p = 0.022. Uji analisis bivariat tidak menunjukkan hubungan yang bermakna antara usia, jenis kelamin, dan hiegenitas perorangan dengan kejadian dermatitis seboroik. Terdapat hubungan antara tindakan kemoterapi dan hiegenitas perorangan yang signifikan dan aditif dengan kejadian dermatitis seboroik. Kesimpulan: Tindakan kemoterapi merupakan faktor risiko terjadinya Dermatitis Seboroik. Usia, jenis kelamin, dan hiegenitas perorangan bukan faktor risiko independen dermatitis seboroik. Hiegenitas perorangan yang buruk menjadi faktor risiko juga ketika terjadi bersama dengan tindakan kemoterapi. Kata kunci: Dermatitis Seboroik, Kemoterapi, Usia, Jenis Kelamin, Hiegenitas Perorangan

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Dermatitis Seboroik, Kemoterapi, Usia, Jenis Kelamin, Hiegenitas Perorangan
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Medicine
Depositing User: heni lutfiatun
Date Deposited: 07 Nov 2024 06:52
Last Modified: 07 Nov 2024 06:55
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/27246

Actions (login required)

View Item View Item