PEHULISA, KARIN (2024) ANALISIS RESEPSI KONTEN SOFT SELLING BERBENTUK PARODI PADA PRODUK TENUE DE ATTIRE DI TIKTOK. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (673kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (815kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (4MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (345kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Submitted Version Download (227kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Download (615kB) |
Abstract
Pemasaran digital dengan pendekatan soft selling semakin populer di era
media sosial, karena menyampaikan pesan secara halus tanpa memaksa audiens
untuk langsung membeli. Hal ini dimanfaatkan oleh produk fashion lokal bernama
Tenue de Attire untuk melakukan strategi komunikasi pemasaran dengan membuat
konten soft selling berbentuk parodi di TikTok. Namun, audiens hanya mengenali
konten tersebut sebagai parodi, bukan sebagai konten promosi yang terlihat dalam
respon di kolom komentar TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
resepsi audiens terhadap konten soft selling berbentuk parodi pada produk Tenue de
Attire di TikTok.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis
resepsi, berdasarkan Teori Resepsi yang dikemukakan Stuart Hall. Penelitian
dilakukan dengan wawancara mendalam pada empat pengguna aktif TikTok yang
telah menonton konten TikTok Tenue de Attire dalam tiga bulan terakhir, dan dilihat
dari fashion consumption informan. Penelitian juga dilakukan dengan analisis
tekstual menggunakan Semiotika Peirce untuk menemukan preffered reading
konten. Hasil penelitian yang dianalisis menggunakan Teori Resepsi dan tiga posisi
pemaknaan oleh Stuart Hall menunjukkan keberagaman pemaknaan oleh audiens.
Dari empat informan yang dianalisis, dua informan berada dalam negotiated
position, yaitu awalnya menerima konten sebagai parodi, tetapi terdapat
pertimbangan bahwa ada unsur strategi soft selling di dalamnya. Satu informan
berada dalam dominant position, yaitu menerima dan memaknai konten
sepenuhnya sebagai parodi yang menghibur. Sementara itu, satu informan berada
dalam opposition position, yaitu memaknai konten sepenuhnya sebagai strategi
pemasaran soft selling.
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemaknaan audiens
terhadap konten soft selling berbentuk parodi sangat dipengaruhi oleh latar
belakang dan preferensi masing-masing individu.
Kata Kunci: resepsi audiens, soft selling, parodi, konten pemasaran, TikTok, Tenue de Attire
142 kom 2024
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 06 Nov 2024 01:02 |
| Last Modified: | 06 Nov 2024 01:02 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/27037 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
