HARTIAN, MUHAMMAD IFAN (2024) PENGEMBANGAN COMMUNITY BASED TOURISM DI DESA WISATA KRIKILAN, KECAMATAN KALIJAMBE, KABUPATEN SRAGEN TAHUN 2021. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (794kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (333kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (301kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (614kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Download (118kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (181kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Keberagaman alam, budaya, wilayah, dan masyarakat yang beragam
merupakan ciri khas Indonesia yang memberikan peluang besar untuk
mengembangkan sektor pariwisata di desa. Melalui pengembangan pariwisata di
desa, akan tercipta dampak positif pada pembangunan negara. Seringkali desa
dianggap sebagai wilayah yang mengalami keterbelakangan, namun hal ini menjadi
tantangan dalam mencapai pembangunan yang berhasil di wilayah pedesaan.
Berbagai desa wisata telah dikembangkan, salah satunya adalah Desa Wisata Krikilan
yang terletak di Kabupaten Sragen. Desa yang bertumbuh besar bersama Museum
Sangiran ini belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap masyarakat
lokal. Masalah lainnya adalah kurangnya partisipasi dan kontribusi dari masyarakat,
serta belum tercapainya pengelolaan yang terpadu.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengembangan
pariwisata berbasis masyarakat dan partisipasi masyarakat di Desa Wisata Krikilan,
Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Teori yang digunakan
adalah Pengembangan CBT dari Suansri (2003) dan Partisipasi Masyarakat dari
Cohen & Uphoff. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif
dengan subjek penelitian ini adalah Pengelola Desa Wisata Krikilan, Kelompok Sadar
Wisata Sangiran, Pemerintah Desa Krikilan, Dinas Pariwisata Kabupaten Sragen, dan
perwakilan tokoh masyarakat Desa Krikilan. Pengambilan data dilakukan melalui
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan
teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan community based
tourism di Desa Wisata Krikilan mampu memelihara sumber daya alam dan budaya
yang ada melalui pengembangan UMKM dari hasil bumi dan kegiatan kebudayaan
yang rutin dilakukan di lingkungan Sangiran. Dalam aspek manajemen, masyarakat
mempunyai skema pengelolaan desa wisata melalui lokakarya pangan dan pengrajin
sekaligus menjadi salah satu aspek pembelajaran yang memberikan kesempatan
kepada wisatawan untuk mempelajari cara hidup lokal. Sedangkan, aspek organisasi
masyarakat yang masih fleksibel, masyarakat Desa Krikilan belum memiliki norma
yang spesifik mengatur keberjalanan desa wisata. Di sisi lain, partisipasi masyarakat
berpengaruh dalam menentukan potensi desa wisata, mengelola balai ekonomi desa,
dan penyampaian kritik dan saran kepada pengelola di setiap agenda desa wisata.
Pengembangan community based tourism di Desa Wisata Krikilan memenuhi
tiga dari empat aspek ideal CBT oleh Suansri dan masyarakat selalu terlibat dalam
setiap tahapan pengambilan keputusan, pelaksanaan, dan evaluasi. Rekomendasinya
adalah Desa Wisata Krikilan memerlukan kode etik pengembangan pariwisata,
pengemasan paket wisata yang matang, dan branding ulang melalui media sosial.
Kata kunci: desa wisata, pariwisata berbasis masyarakat, partisipasi masyarakat
163. Ilmu Pemerintahan 2024
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 05 Nov 2024 04:23 |
| Last Modified: | 05 Nov 2024 04:23 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/26999 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
