Search for collections on Undip Repository

IMPLEMENTASI PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 27 TAHUN 2022 TENTANG PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI KOTA SEMARANG (STUDI KASUS KECAMATAN SEMARANG UTARA TAHUN 2023)

DAU, ILHAM MAULID (2024) IMPLEMENTASI PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 27 TAHUN 2022 TENTANG PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI KOTA SEMARANG (STUDI KASUS KECAMATAN SEMARANG UTARA TAHUN 2023). Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of Cover_Ilham Dau.pdf] Text
Cover_Ilham Dau.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of Bab 1.PDF] Text
Bab 1.PDF - Submitted Version

Download (4MB)
[thumbnail of Bab 2.PDF] Text
Bab 2.PDF - Submitted Version

Download (4MB)
[thumbnail of Bab 3.PDF] Text
Bab 3.PDF - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[thumbnail of Bab 4.PDF] Text
Bab 4.PDF - Submitted Version

Download (4MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.PDF] Text
Daftar Pustaka.PDF - Submitted Version

Download (4MB)
[thumbnail of Lampiran.PDF] Text
Lampiran.PDF - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Kesadaran pemerintah mengenai tingginya jumlah balita dengan kondisi
stunting merupakan ancaman bagi kualitas sumber daya manusia di suatu wilayah di
masa yang akan datang. Pemerintah berusaha mengatasi hal tersebut dengan penerapan
kebijakan publik yang dilakukan dengan mengeluarkan peraturan. Seperti yang
dilakukan di Kota Semarang dengan menetapkan Peraturan Walikota Semarang Nomor
27 Tahun 2022 tentang Percepatan Penurunan Stunting di Kota Semarang. Penelitian
ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana implementasi percepatan penurunan
stunting di Kota Semarang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan
jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini disusun menggunakan teori yang
dikemukakan oleh George Edward III tentang implementasi yang menyebutkan
keberhasilan implementasi kebijakan publik dipengaruhi oleh faktor komunikasi,
sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi.
Melalui penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa implementasi percepatan
penurunan stunting atau tengkes di Kota Semarang telah berjalan dengan sesuai dengan
tahapan pelaksanaan yang terdapat dalam perwal yang ditunjukkan dengan tahap
perencanaan, mekanisme, partisipasi, dan monitoring sudah berjalan dengan integrasi
antar implementator yang baik yang ditunjukkan dengan berjalannya faktor
komunikasi dan struktur birokrasi. Namun masih terdapat kekurangan yaitu pada aspek
perbaikan infrasturktur yang ditunjukkan dengan bukti bahwa Kecamatan Semarang
Utara masih menjadi wilayah dengan jumlah permukiman kumuh terbesar di Kota
Semarang, serta masih minimnya jumlah fasilitas kesehatan di Kecamatan Semarang.
Disarankan dilakukan perbaikan akar masalah kesehatan seperti peningkatan jumlah
fasilitas kesehatan dan perbaikan kondisi permukiman kumuh di wilayah Kota
Semarang khususnya di Kecamatan Semarang Utara.
Kata kunci: Perwal; Implementasi; Stunting
159 pem 2024

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Social Science and Political Science
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science
Depositing User: diana nirwani
Date Deposited: 05 Nov 2024 03:44
Last Modified: 05 Nov 2024 03:44
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/26990

Actions (login required)

View Item View Item