Sani, Intan Nur (2024) PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI RUMAH BACA DIKATA DI DESA PESANTUNAN KECAMATAN WANASARI KABUPATEN BREBES. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Intan nur sani_skripsi cover full.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (525kB) |
|
|
Text
Intan nur sani_skripsi bab 1.pdf - Submitted Version Download (215kB) |
|
|
Text
Intan nur sani_skripsi bab 2.pdf - Submitted Version Download (517kB) |
|
|
Text
Intan nur sani_skripsi bab 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (700kB) |
|
|
Text
Intan nur sani_skripsi bab 4.pdf - Submitted Version Download (50kB) |
|
|
Text
Intan nur sani_dafpus.pdf - Submitted Version Download (70kB) |
|
|
Text
Intan nur sani_ lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (633kB) |
Abstract
Budaya literasi di Indonesia yang rendah membuat pemerintah terus
berupaya untuk meningkatkan literasi di daerah. Kabupaten Brebes merupakan
daerah di Indonesia dengan tingkat literasi yang rendah, maka dari itu banyak
bermunculan taman baca atau rumah baca di daerah Brebes untuk membantu
meningkatkan literasi di daerah Brebes. Namun, tidak semua taman baca dapat
bertahan lama. Salah satu rumah baca yang bertahan lama adalah Rumah Baca
Dikata yang berada di Desa Pesantunan Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pemberdayaan
yang terjadi hingga Rumah Baca Dikata dapat bertahan lebih dari 3 tahun. Teori
yang digunakan adalah teori pemberdayaan masyarakat melalui konsep
berkelanjutan Saraswati (Alfitri, 2011). Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dengan menggunakan
metode wawancara, observasi dan telaah dokumen, serta teknik pengambilan
informan menggunkan purposive sampling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan masyarakat di
Rumah Baca Dikata melalui 6 unsur yaitu Learning by doing dilihat melalui proses
kegiatan mengajar program kelas belajar. Problem solving yaitu dengan berdiskusi
dan dibicarakan secara langsung terkait masalah yang sedang terjadi. Self
evaluation yang dilakukan setelah acara. Self development and coordination dengan
koordinasi dan kerjamasa pihak luarseperti instansi dan donatur. Self selection yaitu
dengan seleksi program dan sdm relawan dengan lebih selektif. Dan self decism
yaitu melihat keputusan founder dan tim founder mendirikan dan bergabung dengan
Rumah Baca Dikata.
Kesimpulan dari penelitian ini Rumah Baca Dikata sukses berkelanjutan
hingga lebih dari 3 tahun diukur dengan konsep pemberdayaan menurut Saraswati
dengan aspek learning by doing serta koordinasi dan kolaborasi sebagai aspek yang
paling kuat dan aspek self selection yang perlu ditingkatkan. Hal ini karena
pemilihan program dan relawan sangat berpengaruh untuk keberlanjutan Rumah
Baca Dikata. Maka dari itu, perlu untuk lebih selektif lagi dalam memilah program
dan calon tim relawan untuk Rumah Baca Dikata kedepan.
Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, literasi, Rumah Baca Dikata, Kabupaten
Brebes.
148. Pemerintahan 2024
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 04 Nov 2024 08:41 |
| Last Modified: | 04 Nov 2024 08:41 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/26969 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
