Search for collections on Undip Repository

MALAPRAKTIK PEMILIHAN KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2020

KHOIRUNNISA, UMMU ZAHRA (2024) MALAPRAKTIK PEMILIHAN KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2020. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of COVER SKRIPSI.pdf] Text
COVER SKRIPSI.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (692kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Submitted Version

Download (282kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Submitted Version

Download (869kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (990kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf - Submitted Version

Download (18kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version

Download (180kB)
[thumbnail of LAMPIRAN ISI.pdf] Text
LAMPIRAN ISI.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini membahas pelanggaran-pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah
(Pilkada) di Kabupaten Tasikmalaya tahun 2020. Pilkada yang seharusnya berjalan
damai sesuai prosedur, namun hal tersebut bertolak belakang pada Pilkada
Kabupaten Tasikmalaya tahun 2020. Sejumlah dugaan pelanggaran seperti money
politics, maladministrasi, Netralitas ASN dan pelanggaran kode etik oleh lembaga
penyelenggara Pilkada mewarnai jalannya Pilkada tahun 2020 di Kabupaten
Tasikmalaya. Sengketa perselisihan hasil Pemilu (PHPU) menjadi kunci penting
dalam membuka rangkaian dugaan pelanggaran lainnya. Manfaat penelitian ini
adalah guna menjadi bahan evaluasi dan bahan pertimbangan yang perlu dilakukan
dan perlu dihindari pada Pilkada selanjutnya. Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam
dan dokumen tambahan lainnya. Wawancara mendalam dilakukan kepada Ketua
KPU dan Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Divisi Penanganan dan
Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya. Dokumen untuk melengkapi
penelitian bersumber pada putusan Mahkamah Konstitusi, putusan KPU, putusan
Bawaslu, data temuan dan laporan dari masyarakat dugaan pelanggaran Bawaslu
dan data evaluasi akhir Pilkada Kabupaten Tasikmalaya tahun 2020 KPU. Hasil
penelitian tidak ditemukan faktor khusus, melainkan hanya terdapat faktor umum
penyebab pelanggaran-pelanggaran dalam Pilkada. Faktor umum pelanggaranpelanggaran Pilkada Kabupaten Tasikmalaya tahun 2020 adalah murni kepentingan
politik setiap pihak yang perlu diwujudkan. Faktor terjadinya PHPU karena
pasangan calon nomor urut 04 tidak menerima atas pengumuman hasil akhir KPU.
Pihak pasangan nomor urut 04 beranggapan suara yang diperoleh tidak semestinya,
sehingga pasangan nomor urut 02 tidak seharusnya mendapatkan suara terbanyak.
PHPU dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi dinyatakan tidak dikabulkan
permohonan pemohon pasangan nomor urut 04, Mahkamah Konstitusi menyatakan
permohonan tersebut tidak memiliki alasan yang cukup kuat, tidak berkedudukan
hukum dan tidak cukup bukti. Dugaan pelanggaran yang sah melanggar yaitu
Netralitas ASN menjerat personil Satpol PP, Camat dan Kepala Desa. Pelanggaran
kode etik dinyatakan bersalah oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
(DKPP). DKPP menyatakan anggota Bawaslu tidak professional dalam membantu
menyelesaikan kasus pelanggaran Pilkada Kabupaten Tasikmalaya tahun 2020.
Kata Kunci: Pilkada, Pelanggaran, PHPU, Bawaslu, dan KPU.
146 pem 2024

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Social Science and Political Science
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science
Depositing User: diana nirwani
Date Deposited: 04 Nov 2024 07:40
Last Modified: 04 Nov 2024 07:40
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/26962

Actions (login required)

View Item View Item