ADINSAPUTRA, ALBINMAULANA KHOIRUDIN and Widanarti, Herni and Prananda, Rahandy Rizki (2024) ANALISIS YURIDIS PEMBAGIAN HARTA BERSAMA AKIBAT PERCERAIAN YANG BERAKIBAT PADA PIHAK KETIGA (STUDI PUTUSAN NOMOR 612/Pdt.G/2020/PA.Sgm). _136 PDT 2024. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Albinmaulana_cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (773kB) |
|
|
Text
Albinmaulana_abstrak.pdf Download (171kB) |
|
|
Text
Albinmaulana_bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (336kB) |
|
|
Text
Albinmaulana_bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (317kB) |
|
|
Text
Albinmaulana_bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (502kB) |
|
|
Text
Albinmaulana_bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (188kB) |
|
|
Text
Albinmaulana_dapus.pdf Download (248kB) |
Abstract
Perceraian adalah suatu perbuatan hukum. Salah satu akibat hukum dari perceraian adalah harta bersama. Pengaturan mengenai harta bersama ini diatur dalam kitab Undang-undang Hukum Perdata, Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang perkawinan, dan Kompilasi Hukum Islam. Dalam penyelesaian sengketa harta bersama di pengadilan hakim harus memutus sesuai dengan peraturan yang ada.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui landasan ratio decidendi hakim dalam memutus suatu perkara harta bersama akibat perceraian, dan juga untuk mengetahui akibat hukum kepada para pihak jika putusan No. 612/Pdt.G/2020/PA.Sgm telah incraht.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif serta pendekatan yuridis normatif merupakan pendekatan hukum yang menganggap hukum sebagai suatu struktur sistem normatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan pada sumber data sekunder seperti peraturan perundang-undangan, jurnal ilmiah, dan buku-buku hukum yang berkaitan dengan harta bersama akibat perceraian berdasarkan putusan perkara No. 12/Pdt.G/2020/PA.Sgm
Berdasarkan Hasil dari penelitian adalah putusan dengan No.
612/Pdt.G/2020/PA.Sgm yang telah dikeluarkan oleh majelis hakim telah berorientasi pada tiga unsur dalam penegakan hukum yaitu kepastian hukum, kemanfaatan, dan keadilan. Dalam putusan ini hakim berpandangan tidak hanya pada hukum positif saja melainkan juga mempertimbangkan kepada hukum agama kedua pihak. Dengan sudah sesuainya putusan tersebut maka akan memiliki akibat hukum kepda para pihak baik pihak penggugat, tergugat, maupun pihak ketiga. Akibatnya adalah kedua belah pihak membagi harta tersebut seperdua bagi kedua belah pihak atau dibagi sama rata untuk kedua belah pihak. Hal ini sesuai dengan pasal 97 Kompilasi Hukum Islam. Lalu bagi pihak ketiga (orangtua penggugat) harus merelakan bahwa harta tersebut adalah harta
bersama perkawinan dan pihak ketiga tidak akan mendapat bagian dari pembagian harta tersebut.
Kata Kunci: Perkawinan; perceraian; Harta Bersama; Pertimbangan Hakim
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perkawinan; perceraian; Harta Bersama; Pertimbangan Hakim |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 01 Nov 2024 04:09 |
| Last Modified: | 10 Sep 2025 04:04 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/26774 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
