Syahril, Chandra Patrya Putra and Sutiyono, Doso and Mochamat, Mochamat (2024) PERBANDINGAN EFEKTIVITAS EFEDRIN DAN FENILEFRIN SEBAGAI PROFILAKSIS PADA PASIEN OPERASI SECTIO CAESARIA DENGAN ANESTESI SPINAL (Kajian terhadap perubahan Tekanan Darah, Laju jantung Maternal, Apgar Score Fetal, pH dan PaO2 Arteri Umbilikal Maternal). Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (ABSTRAK TESIS)
CHANDRA PATRYA PUTRA SYAHRIL-22041020320015-TESIS-ABSTRAK.pdf Download (27kB) |
Abstract
Latar Belakang: Data Riskesdas tahun 2018 menunjukkan sectio caesaria di Indonesia sebesar 17,2%, meningkat dibandingkan tahun 2013 (12,3%). Anestesi spinal merupakan tindakan anestesi regional paling umum digunakan untuk pembedahan seperti Sectio caesaria. Tanpa terapi profilaksis, sering terjadi spinal induced hypotension (SIH). Berdasarkan penelitian-penelitian sebelumnya di Indonesia, insidensi SIH pada pasien sectio caesaria dengan anestesi spinal paling tinggi sebesar 49%. Selama beberapa decade, efedrin digunakan sebagai vasopressor utama dalam mengelola SIH, tetapi saat ini, terdapat alternatif vasopressor lain yang dianggap mampu mencegah SIH, yaitu fenilefrin dengan keuntungan onset yang lebih cepat tanpa meningkatkan laju jantung. Tujuan: Untuk membandingkan efektifitas efedrin dan fenilefrin pada pasien operasi caesar yang diinduksi dengan anestesi spinal terhadap perubahan tekanan darah, laju jantung maternal, Apgar score fetal dan umbilical artery di ruang operasi. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain eksperimental yang dilakukan di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Subjek penelitian diambil secara acak pada yang dibagi menjadi kelompok dengan pemberian efedrin dan fenilefrin.
Hasil: Rata-rata laju jantung (HR) (x/m) menunjukkan berbeda signifikan pada seluruh menit pengukuran pada kedua kelompok perlakuan (p<0,001). Nilai rata-rata tekanan darah, APGAR, pH, dan PaO2 tidak menunjukkan berbeda signifikan antar dua kelompok pada semua menit pemeriksaan (p>0,05). Kesimpulan: Pemberian bolus lambat fenilefrin sama efektif dengan pemberian bolus lambat efedrin dalam mempertahankan tekanan darah, APGAR, pH, dan PaO2 maternal namun fenilefrin lebih efektif dalam Mempertahankan laju jantung pada pasien yang menjalani operasi Sectio caesaria. Kata kunci: efedrin, fenilefrin, anestesi spinal, nadi, sectio caesaria
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: efedrin, fenilefrin, anestesi spinal, nadi, sectio caesaria |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 18 Sep 2024 07:33 |
| Last Modified: | 18 Sep 2024 07:33 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/26589 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
