Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN GEJALA KLINIS DAN ENDOSKOPI DENGAN ENDOTIPE RINOSINUSITIS KRONIK PRIMER

Romdhonah, Fitriana and Dewi, Anna Mailasari Kusuma and Santosa, Yanuar Iman (2024) HUBUNGAN GEJALA KLINIS DAN ENDOSKOPI DENGAN ENDOTIPE RINOSINUSITIS KRONIK PRIMER. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK-TESIS] Text (ABSTRAK-TESIS)
FITRIANA ROMDHONAH_22040820320001_ABSTRAK_HUBUNGAN GEJALA KLINIS DAN ENDOSKOPI DENGAN ENDOTIPE RINOSINUSITIS KRONIK PRIMER.pdf

Download (82kB)

Abstract

Latar Belakang: Klasifikasi rinosinusitis kronik (RSK) primer berdasarkan endotipe dibagi menjadi tipe 2 dan non tipe 2. Klasifikasi endotipe berguna untuk menentukan prediksi perjalanan penyakit,dan farmakoterapi. Jika identifikasi endotipe bisa dilakukan pada saat pertama kali pasien datang, maka akan memudahkan penatalaksanaan yang lebih efektif.
Tujuan: Mengetahui hubungan gejala klinis dan endoskopi dengan endotipe RSK primer.
Metode: Penelitian analisis observasional dengan desain cross sectional. Metode consecutive sampling. Besar sampel sebanyak 42 terdiri dari 21 RSK tipe 2 dan 21 RSK primer non tipe 2. Endotipe RSK dinilai berdasarakan hasil histopatologi. RSK tipe 2 adalah RSK dengan hasil histopatologi dominan eosinofil. RSK non tipe 2 adalah RSK dengan hasil histopatologi dominan neutrofil. Gejala klinik RSK dinilai dengan VAS meliputi hidung tersumbat, hidung beringus, nyeri wajah dan gangguan penciuman. Gambaran endoskopi dinilai berdasarkan skor endoskopi lund-mackay modifikasi, meliputi mukosa, mucus eosinofil dan sekret purulen. Hubungan gejala klinis dan endoskopi dengan endotipe RSK primer dianalisis menggunakan uji korelasi spearman’s untuk skala ordinal, dan chi square untuk skala nominal.
Hasil: Penelitian ini menunjukkan hubungan yang bermakna hidung tersumbat dengan RSK tipe 2 (r = +0.420, p <0.05), hubungan yang bermakna nyeri wajah dengan RSK non tipe 2 (r = -0.344, p <0.05), dan hubungan yang bermakna gangguan penciuman dengan RSK tipe 2 (r = +0.028, p <0.05). Penelitian ini juga menunjukkan hubungan yang bermakna gambaran endoskopi mukosa dengan RSK tipe 2 (r = +0.756, p <0.05), hubungan yang bermakna gambaran endoskopi mucus eosinofil dengan RSK tipe 2 (r = +0.887, p < 0.05), dan hubungan yang bermakna gambaran endoskopi sekret purulen dengan RSK non tipe 2 (r= -547, p < 0.05).
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna gejala klinis hidung tersumbat, nyeri wajah, dan gangguan penciuman dengan endotipe RSK. Terdapat hubungan yang bermakna gambaran endoskopi mukosa, mucus eosinofil, dan sekret purulen dengan endotipe RSK.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Rinosinusitis Kronik, Gejala Klinis, Endoskopi, Land-mackay Modifikasi, Endotipe
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 17 Sep 2024 06:57
Last Modified: 17 Sep 2024 06:57
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/26571

Actions (login required)

View Item View Item