Search for collections on Undip Repository

EVALUASI PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN MEDIS PADAT PADA PUSKESMAS DI WILAYAH KOTA JAKARTA PUSAT

NOVITA, NOVITA (2024) EVALUASI PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN MEDIS PADAT PADA PUSKESMAS DI WILAYAH KOTA JAKARTA PUSAT. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of REPO NOVITA LJ.pdf] Text
REPO NOVITA LJ.pdf - Published Version

Download (435kB)

Abstract

Limbah medis meningkat 30%-50% selama pandemi. Sejak Maret 2020 hingga Juni 2021, Indonesia menghasilkan 18.460 ton limbah medis B3. Pengelolaan limbah pada puskesmas di Kota Jakarta Pusat masih tidak sesuai dengan persyaratan PermenLHK No. 56 Tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan limbah B3 pada puskesmas di Kota Jakarta Pusat. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi sebanyak 35 puskesmas yang berada di Kota Jakarta Pusat. Sampel penelitian terdiri dari 8 puskesmas kecamatan dan 27 puskesmas kelurahan yang diambil dengan total sampling. Variabel yang diteliti adalah aspek pengelolaan limbah medis berupa pengumpulan, penyimpanan, pengangkutan, perencanaan dan anggaran, pengawasan, kebijakan, sarana dan prasarana, APD serta usia, tingkat pendidikan, masa kerja, pengetahuan, sikap, dan tindakan petugas. Teknik pengumpulan data berupa observasi untuk mendapatkan data pengelolaan limbah medis dan wawancara untuk mendapatkan data pada sumber daya manusia. Data dianalisis secara univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi tiap variabel. Hasil penelitian menunjukkan aspek pengelolaan limbah tidak memenuhi syarat pada pengumpulan (28,6%), penyimpanan (37,1%), pengangkutan (71,4%), perencanaan dan penganggaran (14,3%), pengawasan (14,3%), kebijakan (11,4%), sarana dan prasarana (91,4%), serta APD (62,9%). Mayoritas petugas cleaning service dan sanitarian berusia ≤ 40 tahun (68,4% dan 88,6%), lama bekerja 6-10 tahun (37,1% dan 60%), pendidikan SMA (84,3%) dan akademi (68,6%), pengetahuan kategori baik (91,4% dan 94,3%), sikap kategori baik (80% dan 100%), serta tindakan kategori baik (91,4% dan 91,4%). Terdapat 1 puskesmas dengan pengelolaan limbah B3 medis padat di Kota Jakarta Pusat yang telah sesuai dengan PermenLHK No. 56 Tahun 2015.

Kata kunci: limbah B3, medis, padat, puskesmas, Jakarta Utara

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Public Health
Divisions: Faculty of Public Health > Department of Public Health
Depositing User: endah nurkhayati
Date Deposited: 06 Sep 2024 09:08
Last Modified: 06 Sep 2024 09:08
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/26396

Actions (login required)

View Item View Item