Search for collections on Undip Repository

PENGARUH EKSTRAK TEH HIJAU 30% TOPIKAL PADA PASIEN DENGAN RIWAYAT DERMATITIS ATOPIK (Kajian Perbandingan Nilai Transepidermal Water Loss (TEWL) dan pH Kulit antara Ekstrak Teh Hijau 30% (Camellia sinensis) Topikal dan Petrolatum 100%)

WIDJAJA, RINA CAROLINE and MALIK, DIAH ADRIANI and WIDAYATI, RETNO INDAR (2024) PENGARUH EKSTRAK TEH HIJAU 30% TOPIKAL PADA PASIEN DENGAN RIWAYAT DERMATITIS ATOPIK (Kajian Perbandingan Nilai Transepidermal Water Loss (TEWL) dan pH Kulit antara Ekstrak Teh Hijau 30% (Camellia sinensis) Topikal dan Petrolatum 100%). Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK-TESIS] Text (ABSTRAK-TESIS)
ABSTRAK.pdf

Download (139kB)

Abstract

Latar Belakang: Dermatitis atopik (DA) merupakan kondisi inflamasi kronis dengan beban penyakit yang tinggi. Terapi utama DA adalah pemberian pelembap untuk perbaikan sawar kulit. Petrolatum adalah pelembap emolien yang yang umum direkomendasikan sebagai terapi. Bahan alami seperti ekstrak teh hijau juga telah dikembangkan sebagai bahan pelembap.

Metode: Uji double blind randomized clinical trial, two paralel group pre and post test treatment and control design ini melibatkan subjek dewasa dengan riwayat DA. Subjek diacak untuk mendapat terapi ekstrak teh hijau 30% atau kontrol petrolatum 100% yang dioleskan 2 kali sehari selama 4 minggu. Perbaikan ssawar kulit diukur dengan TEWL dan pH kulit. Penilaian dilakukan pada awal penelitian dan minggu ke-4.

Hasil: Sebanyak 34 subjek menyelesaikan penelitian, dengan 17 subjek mendapat ekstrak teh hijau dan 17 subjek mendapat petrolatum. Nilai rerata TEWL pada kelompok ekstrak teh hijau menurun dan bermakna secara statistik (-3,92,59, p<0,001). begitu pula pada kelompok petrolatum (-7,58,03, p=0,001). Nilai rerata pH kulit kelompok ekstrak teh hijau menurun dan bermakna secara statistik (-0,40,3; p=0,002), sedangkan kelompok petrolatum hampir tidak mengalami perubahan dan tidak bermakna secara statistik (0,00,62, p=0,8). Tidak ada perbedaan yang bermakna secara statistik untuk penurunan nilai TEWL maupun pH antara kelompok ekstrak teh hijau dibandingkan petrolatum. Tidak ada subjek yang mengalami alergi atau reaksi hipersensitivitas.

Kesimpulan: Pelembap ekstrak teh hijau dan petrolatum topikal mampu memperbaiki sawar kulit dengan menurunkan nilai TEWL dan pH kulit pada pasien dengan riwayat DA.

Kata kunci: dermatitis atopik, TEWL, pH, ekstrak teh hijau

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: dermatitis atopik, TEWL, pH, ekstrak teh hijau
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 01 Nov 2024 03:38
Last Modified: 01 Nov 2024 03:38
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/26285

Actions (login required)

View Item View Item