RAMADHANA, FAKHRI HAKIM and Mahmudah, Siti and Prananingtyas, Paramita (2024) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP HAK RETENSI ATAS PESAWAT UDARA DALAM PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG (PKPU) MASKAPAI PENERBANGAN (Studi Kasus Wilmington Trust SP Services (Dublin) Ltd, PT. Sriwijaya Air dan PT. Avia Technis Dirgantara). _240 dg 2024. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Fakhri Hakim Ramadhana_cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Fakhri Hakim Ramadhana_abstrak.pdf Download (120kB) |
|
|
Text
Fakhri Hakim Ramadhana_bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (265kB) |
|
|
Text
Fakhri Hakim Ramadhana_bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (332kB) |
|
|
Text
Fakhri Hakim Ramadhana_bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (536kB) |
|
|
Text
Fakhri Hakim Ramadhana_bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (132kB) |
|
|
Text
Fakhri Hakim Ramadhana_dapus.pdf Download (156kB) |
Abstract
Dalam praktik, ada suatu kondisi dimana pesawat udara yang dioperasikan oleh suatu maskapai ditahan oleh perusahaan Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) berdasarkan hak retensi karena maskapai belum melunasi biaya MRO. Seperti halnya penahanan pesawat udara yang dioperasikan Sriwijaya Air oleh FL Technics, namun pesawat udara yang ditahan tersebut bukan milik Sriwijaya Air, melainkan milik perusahaan lessor Wilmington. Sriwijaya Air adalah lessee dari Wilmington. Permasalahannya, selain kepada Sriwijaya, apakah FL Technics juga dapat menolak menyerahkan pesawat udara kepada Wilmington selama biaya MRO belum dilunasi. Menarik untuk diteliti lebih lanjut mengenai 1) Pengaturan hak retensi atas pesawat udara dalam perjanjian leasing pada PKPU dan 2) Pelaksanaan hak retensi atas pesawat udara dalam perjanjian leasing antara Sriwijaya dengan Wilmington dalam PKPU. Metode penelitian yang digunakan pada penulisan ini adalah metode yuridis normatif yang memanfaatkan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Data yang diperoleh akan dianalisis secara kualitatif untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang Hak retensi atas pesawat udara dalam penundaan kewajiban pembayaran utang maskapai penerbangan. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa 1) FL Technics dapat menolak menyerahkan pesawat udara baik kepada Sriwijaya maupun Wilmington selama biaya MRO belum lunas. 2) Wilmington sepakat menalangi dahulu biaya MRO sebelum mengambil alih pesawat udara dari FL Technics.
Kata Kunci : Leasing, Hak Retensi, PKPU
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Leasing, Hak Retensi, PKPU |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 01 Nov 2024 03:06 |
| Last Modified: | 02 Oct 2025 08:14 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/25974 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
