Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN ANTARA SELF-COMPASSION DENGAN KECENDERUNGAN BODY DYSMORPHIC DISORDER PADA KONSUMEN PEREMPUAN KLINIK KECANTIKAN AWSKIN BEAUTY SEMARANG

Alfaina, Firda Zahirotin and Ediati, Annastasia (2024) HUBUNGAN ANTARA SELF-COMPASSION DENGAN KECENDERUNGAN BODY DYSMORPHIC DISORDER PADA KONSUMEN PEREMPUAN KLINIK KECANTIKAN AWSKIN BEAUTY SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

This is the latest version of this item.

[thumbnail of Abstrak Bab 1.pdf] Text
Abstrak Bab 1.pdf - Accepted Version

Download (189kB)

Abstract

Adanya standar kecantikan yang berkembang di tengah lingkungan sosial menyebabkan individu yang merasa fisiknya tidak sesuai standar menjadi tidak puas dengan penampilan fisiknya. Ketidakpuasan tersebut apabila tidak ditangani dengan tepat dapat berkembang menjadi body dysmorphic disorder. Beberapa penelitian merekomendasikan self-compassion sebagai salah satu cara mengurangi risiko body dysmorphic disorder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dengan kecenderungan body dysmorphic disorder pada konsumen perempuan klinik kecantikan. Self-compassion adalah suatu sikap kasih sayang, kepedulian, dan penerimaan terhadap diri sendiri dalam menghadapi kekurangan, kesulitan, kegagalan, atau penderitaan diri sendiri, sedangkan body dysmorphic disorder adalah gangguan yang ditandai dengan preokupasi terhadap bagian tubuh yang dianggap kurang atau tidak sempurna yang menyebabkan kecemasan hingga mengganggu aktivitas normal. Populasi penelitian sebanyak 120 konsumen, dengan sampel sebanyak 89 konsumen yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Self-Compassion (20 aitem, α=0,888) dan Skala Kecenderungan Body Dysmorphic Disorder (34 aitem, α=0,943). Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara self-compassion dengan kecenderungan body dysmorphic disorder pada konsumen perempuan klinik kecantikan Awskin Beauty (r=-0,728; p<0,05). Semakin rendah self-compassion, maka semakin tinggi kecenderungan body dysmorphic disorder. Begitu juga sebaliknya, semakin tinggi self-compassion, maka semakin rendah kecenderungan body dysmorphic disorder.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: self-compassion, body dysmorphic disorder, konsumen klinik kecantikan
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Fakultas Psikologi
Date Deposited: 07 Jul 2025 07:51
Last Modified: 07 Jul 2025 07:51
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/25620

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item