Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN KETAHANAN PANGAN KELUARGA, TINGKAT KONSUMSI ZAT GIZI, DAN POLA ASUH TERHADAP KEJADIAN STUNTING BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS DAWE, KUDUS

RAHMATIKA, TARISCA (2024) HUBUNGAN KETAHANAN PANGAN KELUARGA, TINGKAT KONSUMSI ZAT GIZI, DAN POLA ASUH TERHADAP KEJADIAN STUNTING BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS DAWE, KUDUS. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of REPO TARISCA.pdf] Text
REPO TARISCA.pdf - Published Version

Download (436kB)

Abstract

Kejadian stunting balita menimbulkan dampak negatif bagi tumbuh kembang anak. Stunting disebabkan oleh faktor langsung dan tidak langsung. Wilayah Puskesmas Dawe merupakan wilayah kategori tahan pangan dengan peringkat ketiga kejadian stunting tertinggi di Kabupaten Kudus. Tujuan menganalisis hubungan ketahanan pangan keluarga, tingkat konsumsi zat gizi, dan pola asuh dengan kejadian stunting balita di Puskesmas Dawe. Penelitian menggunakan desain cross sectional. Sebanyak 86 pasangan ibu dan balita 6-59 bulan di wilayah Puskesmas Dawe dipilih secara purposive. Variabel penelitian meliputi pola asuh, tingkat konsumsi zat gizi (energi, protein, vitamin A, kalsium, vitamin D, zinc, zat besi), ketahanan pangan, dan kejadian stunting. Pengumpulan data menggunakan wawancara, pengukuran antropometri, dan observasi. Uji hubungan menggunakan uji Chi-square dan Fisher-exact test. Hasil penelitian balita 12-47 bulan (81,4%), laki-laki (55,8%), tidak prematur (83,7%), tidak BBLR (91,9%), memiliki riwayat sakit (91,9%), pola asuh baik (58,1%), akses layanan kesehatan baik (62,8%), ibu 21-35 tahun (72,1%) tinggi badan tidak berisiko (64%) tidak bekerja (62,8%) berpendidikan rendah (50%), pendapatan perkapita keluarga rendah (67,4%), jumlah anggota keluarga >4 (57%), dan tahan pangan (74,4%). Tingkat kecukupan gizi balita: energi (73,3%), protein (100%), vitamin A (100%), zinc (91,9%), kalsium (57%), dan zat besi (54,7%) cukup sedangkan tingkat kecukupan vitamin D kurang (61,6%). Uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan ketahanan pangan keluarga (p=0,006), pola asuh (p=0,004), tingkat kecukupan energi (p<0,001) dan kalsium (p<0,001) dengan stunting. Tidak terdapat korelasi antara tingkat kecukupan vitamin D (p=0,060), zat besi (p=0,923), zinc (p=0,457) dengan stunting. Simpulan penelitian ada hubungan ketahanan pangan, pola asuh, tingkat kecukupan (kalsium,energi) dengan stunting.

Kata kunci : stunting, pola asuh, ketahanan pangan, tingkat kecukupan gizi

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Public Health
Divisions: Faculty of Public Health > Department of Public Health
Depositing User: endah nurkhayati
Date Deposited: 08 Aug 2024 04:51
Last Modified: 08 Aug 2024 04:51
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/25451

Actions (login required)

View Item View Item