Faustin, Basmah Nur (2024) RASIONALITAS DI BALIK KEMBALINYA KERJASAMA PERTAHANAN DAN KEAMANAN INDONESIA-AS PASCA EMBARGO MILITER 1995-2005. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (714kB) |
|
|
Text
Bab 1.pdf - Submitted Version Download (140kB) |
|
|
Text
Bab 2.pdf - Submitted Version Download (112kB) |
|
|
Text
Bab 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (138kB) |
|
|
Text
Bab 4.pdf - Submitted Version Download (11kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (220kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (59kB) |
Abstract
Kembalinya kerjasama Indonesia-AS pasca embargo militer 2005 yang diberlakukan AS sebagai tanggapan terhadap pelanggaran HAM oleh militer Indonesia menjadi latar belakang penelitian ini. Masalah yang muncul yaitu mengapa Indonesia kembali menjadikan AS sebagai mitra kerjasama pertahanan dan keamanan pasca embargo militer, padahal pada saat diembargo, Indonesia berhasil kerjasama dengan negara lain?
Tujuan penelitian untuk menjelaskan alasan keputusan Indonesia terkait AS kembali menjadi mitra kerjasama pasca embargo militer. Selain itu, untuk memberikan penjabaran terkait rasionalitas di balik kembalinya kerjasama Indonesia-AS pada pasca embargo militer.
Upaya menjawab permasalahan dan tujuan penelitian dilakukan dengan menggunakan teori neoliberalisme dan rational choice theory. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif eksplanatif dengan metode analisis literature review. Subjek penelitian adalah pelanggaran HAM yang dilakukan oleh militer Indonesia, adanya embargo sebagai respon dari AS, dan kembalinya kerjasama kedua negara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan Indonesia untuk menjadikan AS sebagai mitra kerjasama pertahanan dan keamanan pasca embargo militer merupakan langkah strategis dan rasional. Keputusan ini didasarkan pada kepentingan dan tujuan negara Indonesia serta membawa banyak keuntungan dalam konteks pertahanan, keamanan, dan diplomasi internasional.
Disarankan kepada pemangku kebijakan untuk terus menyesuaikan kebijakan pertahanan nasional dengan dinamika global, mengurangi ketergantungan pada satu sumber, fokus pada transfer teknologi dan pengembangan industri pertahanan dalam negeri. Peneliti selanjutnya diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi dalam menganalisis kasus serupa di negara lain, sehingga dapat memperkaya literatur mengenai hubungan internasional.
Keywords: Pelanggaran HAM, Embargo, Kerjasama
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 07 Aug 2024 07:07 |
| Last Modified: | 07 Aug 2024 07:07 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/25419 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
