Fentiyasari, Assyifa and Ekowati, Titik and Setiadi, Agus (2024) KOMPARASI PENDAPATAN USAHATANI TEMBAKAU DAUN BASAH DAN DAUN RAJANGAN DI KABUPATEN TEMANGGUNG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Cover.pdf Download (857kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (33kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (177kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (298kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (378kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (29kB) | Request a copy |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK
Perbedaan penanganan pasca panen tembakau dapat berpengaruh terhadap biaya produksi, penerimaan dan pendapatan. Tembakau yang dijual dalam bentuk daun rajangan memiliki nilai tambah dan daya guna yang lebih tinggi daripada tembakau yang dijual dalam bentuk daun basah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis proses pelaksanaan usahatani tembakau dan membandingkan pendapatan antara usahatani tembakau daun basah dan tembakau daun rajangan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober – Desember 2023 di Kabupaten Temanggung dan terdapat tiga desa yang menjadi fokus penelitian yaitu Desa Wonotirto, Desa Kemloko dan Desa Jurang. Penentuan lokasi tersebut dilakukan secara purposive. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Penentuan sampel dilakukan secara multistage sampling dan diperoleh 162 sampel yang terdiri dari 105 petani tembakau daun basah dan 57 petani tembakau daun rajangan. Data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dan observasi lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi pustaka dan publikasi ilmiah yang relevan dengan permasalahan yang diteliti. Data dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan perhitungan biaya, penerimaan dan pendapatan serta uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya produksi tembakau daun basah yaitu Rp 12.394.849,-/0,36 ha/MT dan daun rajangan yaitu Rp 24.459.976,-/0,42lha/MT, penerimaan petani daun basah sebesar Rp 18.078.000,-/0,36 ha/MT, sedangkan petani daun rajangan sebesar Rp 36.040.607,-/0,42 ha/MT, sehingga pendapatan yang diperoleh petani daun basah yaitu Rp 5.683.151,-/0,36 ha/MT dan petani daun rajangan Rp 11.580.631,-/0,42 ha/MT. Nilai biaya produksi, penerimaan dan pendapatan usahatani tembakau daun basah dan daun rajangan berbeda secara signifikan, pendapatan usahatani tembakau daun rajangan lebih tinggi daripada usahatani tembakau daun basah.
Kata kunci: daun basah, daun rajangan, pendapatan, penjualan, tembakau
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | daun basah, daun rajangan, pendapatan, penjualan, tembakau |
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agribusiness |
| Depositing User: | User Agribisnis |
| Date Deposited: | 17 Jan 2025 09:17 |
| Last Modified: | 17 Jan 2025 09:17 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/24414 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
