Search for collections on Undip Repository

Hubungan antara Regulasi Emosi dan Pemaafan pada Mahasiswa dengan Riwayat ACE

Fadillah, Dhea Siti and Qonitatin, Novi (2024) Hubungan antara Regulasi Emosi dan Pemaafan pada Mahasiswa dengan Riwayat ACE. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[thumbnail of Dhea Siti Fadillah_15000120130267_Hubungan antara Regulasi Emosi dan Pemaafan pada Mahasiswa dengan Riwayat Adverse Childhood Experience.pdf] Text
Dhea Siti Fadillah_15000120130267_Hubungan antara Regulasi Emosi dan Pemaafan pada Mahasiswa dengan Riwayat Adverse Childhood Experience.pdf

Download (244kB)

Abstract

Konsekuensi negatif pasca terpapar Adverse Childhood Experience (ACE) membuat individu menjadi rentan terhadap berbagai disfungsi dalam kehidupan. Strategi coping yang dapat dilakukan dalam menghadapi dan mengatasi situasi menekan tersebut diantaranya ialah pemaafan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dan pemaafan pada mahasiswa dengan riwayat ACE. Sampel terdiri dari 102 mahasiswa Universitas Diponegoro berusia 18-24 tahun (71 orang perempuan dan 31 orang laki-laki) dengan riwayat ACE yang diketahui melalui screening menggunakan kuesioner adaptasi WHO ACE-IQ (World Health Organization Adverse Childhood Experiences International Questionnaire). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah Skala Regulasi Emosi (23 aitem, α = .901) dan Skala Pemaafan (29 aitem, α = .917). Analisis dilakukan menggunakan teknik analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif signifikan pada regulasi emosi dan pemaafan, dimana regulasi emosi dapat memprediksi pemaafan secara signifikan, β = .623, p < .001). Regulasi emosi juga menjelaskan sumbangan efektif yang signifikan pada skor pemaafan, dengan R2 = .388, F (1, 100) = 63.33, p < .001. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi regulasi emosi, maka semakin tinggi pemaafan pada mahasiswa dengan riwayat ACE, dan sebaliknya, semakin rendah regulasi emosi maka semakin rendah pemaafan pada mahasiswa dengan riwayat ACE. Selain itu, dilakukan uji beda dengan teknik analisis Mann Whitney U, ditemukan terdapat perbedaan yang signifikan bahwa subjek laki-laki memiliki skor regulasi emosi (U = 828.5, p = .048) dan pemaafan (U = 809, p = .036) yang lebih tinggi daripada subjek perempuan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Fakultas Psikologi
Date Deposited: 07 Jul 2025 03:08
Last Modified: 07 Jul 2025 03:08
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/24234

Actions (login required)

View Item View Item