Syaiana, Fitri Nur (2024) RIVALITAS “PALSU” DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA (Studi Kasus Suami Melawan Istri dalam Pemilihan Kepala Desa Karangrau Sokaraja Banyumas Tahun 2021). Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
Text
COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
Text
BAB 1.pdf - Submitted Version Download (265kB) |
|
Text
BAB 2.pdf - Submitted Version Download (373kB) |
|
Text
BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (994kB) |
|
Text
BAB 4.pdf - Submitted Version Download (102kB) |
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (118kB) |
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penyelenggaraan Pilkades berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomor 65 Tahun 2017 tentang Pemilihan Kepala Desa. Peraturan tersebut secara
eksplisit menyebutkan bahwa setidaknya dalam Pilkades diikuti oleh dua orang
calon dan paling banyak tiga orang calon. Pada gilirannya pembatasan jumlah calon
kades memunculkan fenomena menarik, terdapat pasangan calon yang berstatus
suami istri dalam Pilkades Kabupaten Banyumas tahun 2021 di Desa Karangrau.
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis rivalitas yang sebenarnya terjadi dalam
fenomena Pilkades pasangan suami istri di Desa Karangrau Sokaraja Banyumas
tahun 2021. Hal ini dilakukan melalui analisis kontestasi dan persaingan di
dalamnya menggunakan teori dramaturgi melalui fakta dalam panggung depan dan
panggung belakang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif tipe studi kasus
dengan wawancara mendalam kepada para informan sebagai instrumen dalam
mengumpulkan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pencalonan sang istri
dilakukan sebagai siasat untuk menghindari calon tunggal, sehingga menampilkan
sebuah kontestasi semu dan rivalitas palsu yang didesain hanya untuk memenuhi
kewajiban. Terdapat perbedaan panggung depan dan panggung belakang. Pada
panggung depan, secara normatif semua tahapan dalam Pilkades berjalan secara
wajar dan normal, namun di panggung belakang tidak ada persaingan yang terjadi
melainkan terdapat kerjasama untuk memenangkan calon kades petahana (suami).
Kemudian tidak ada partisipasi masyarakat untuk mencalonkan diri sebagai calon
kades. Untuk memperbaiki realitas tersebut, yang terbaik adalah melakukan
evaluasi terhadap regulasi tentang Pilkades dan mempertegas syarat pencalonannya
supaya tidak diikuti oleh satu keluarga dekat yang memiliki hubungan seperti
suami, istri, kakak, adik, maupun anak. Pemberdayaan sumber daya manusia di
tingkat desa yang berorientasi pada kaderisasi kepemimpinan juga diperlukan untuk
mendorong minat masyarakat dalam mencalonkan diri sebagai kades.
Kata Kunci: Pilkades, Rivalitas, Teori Dramaturgi, Calon Suami-Istri
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Subjects: | Social Science and Political Science |
Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
Depositing User: | diana nirwani |
Date Deposited: | 07 Jun 2024 07:17 |
Last Modified: | 07 Jun 2024 07:17 |
URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/23457 |
Actions (login required)
View Item |