Ibni, Laufaz Fabih and Ispriyarso, Budi and Sa'adah, Nabitatus (2024) Implementasi Pengalokasian Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Untuk Pembiayaan Kesehatan Di Kota Semarang. _025 HAN 2024. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Laufaz Fabih Ibni-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (995kB) |
|
|
Text
Laufaz Fabih Ibni-abstrak.pdf Download (412kB) |
|
|
Text
Laufaz Fabih Ibni-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (666kB) |
|
|
Text
Laufaz Fabih Ibni-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (586kB) |
|
|
Text
Laufaz Fabih Ibni-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (682kB) |
|
|
Text
Laufaz Fabih Ibni-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (416kB) |
|
|
Text
Laufaz Fabih Ibni-dapus.pdf Download (763kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan pengalokasian dana bagi hasil cukai hasil tembakau untuk pembiayaan kesehatan di Kota Semarang. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui implementasi pengalokasian dari dana bagi hasil untuk pembiayaan kesehatan di Kota Semarang dan juga hambatan-hambatan yang ditemui dalam pengalokasiannya.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode yuridis empiris. Spesifikasi dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis. Sumber data dalam penelitian menggunakan data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data dalam penelitian ialah dengan melakukan wawancara dan studi pustaka. Metode analisis yang digunakan adalah analisis data kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kebijakan pengalokasian dana bagi hasil cukai hasil tembakau untuk pembiayaan kesehatan di Kota Semarang ialah mengacu pada PMK Nomor. 215/PMK.07/2021. Hal tersebut, tentunya Kota Semarang hanya menerapkan satu aturan saja sehingga terjadi kekaburan kebijakan pengalokasian dana bagi hasil untuk pembiayaan kesehatan. Selanjutnya terkait pengalokasiannya, dapat dialokasikan kepada Dinas Kesehatan Kota Semarang untuk membiayai di bidang kesehatan (non fisik) dan juga dilakukan untuk
peningkatan infrastruktur (fisik) yang ada dalam bidang-bidang kesehatan Kota Semarang. Hambatan yang ditemui dalam pengalokasian dana bagi hasil cukai hasil tembakau ialah kekaburan kebijakan pengalokasian terkait mekanisme pengalokasiannya. Selain itu, dalam pengalokasian anggaran yang dilakukan oleh
Pemerintah Kota Semarang terlalu berbelit dan juga kurangnya transparansi yang dilakukan oleh pemerintah terkait persentase anggaran yang dialokasikan.
Kata Kunci: Cukai Tembakau, Dana Bagi Hasil, Pembiayaan Kesehatan, Kota Semarang
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Cukai Tembakau, Dana Bagi Hasil, Pembiayaan Kesehatan, Kota Semarang |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | fahimah FH |
| Date Deposited: | 03 Apr 2024 03:23 |
| Last Modified: | 24 Sep 2025 07:03 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/22460 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
