Putranto, Bernadus Advendo David and La Kahija, Yohanis F. (2024) Madep Mantep Mangan Melu Maratua: Pengalaman Suami Memutuskan Tetap Tinggal di Rumah Mertua. Undergraduate thesis, Undip.
|
Text
Abstrak.pdf Download (54kB) |
Abstract
Seorang pria ketika memasuki usia dewasa akan menikah dan menjalin kehidupan berkeluarga. Hidup berkeluarga dijalani secara mandiri antara suami dengan istri. Ketika suami memutuskan untuk tinggal di rumah mertuanya maka kehidupan berkeluarganya juga dipengaruhi oleh mertua. Berbagai pengaruh dari mertua mendorong para suami memutuskan untuk tetap tinggal di rumah mertua. Penelitian ini bertujuan untuk mengerti dan memahami pengalaman suami dalam memutuskan untuk tetap tinggal di rumah mertua. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif fenomenologis. Partisipan dalam penelitian berjumlah tiga dengan kriteria a) pria dewasa berusia 26-40 tahun, b) bekerja, c) menikah selama maksimal 10 tahun dan memiliki anak minimal satu, serta d) tinggal di rumah mertua selama minimal 3 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan proses wawancara dan dianalisis menggunakan metode IPA. Ditemukan 10 tema, yakni: (1) dorongan tinggal di rumah mertua, (2) penyesuaian awal, (3) kehadiran mertua sebagai bantuan, (4) kehadiran mertua sebagai kendala, (5) upaya menyelesaikan konflik, (6) interaksi yang membantu dengan extended-family, (7) upaya membangun keintiman, (8) penerapan pola asuh demokratis, (9) hubungan yang dekat dengan anak, (10) tetap tinggal bersama mertua. Keberadaan mertua dimaknai sebagai bantuan juga kendala. Pengalaman baik dengan mertua mendorong untuk tetap tinggal di rumah mertua, pengalaman kurang baik dengan mertua mengurangi kenyamanan berhuni.
Kata kunci: pria dewasa, menikah, pengambilan keputusan, tinggal di rumah mertua
---
When a man reaches adulthood, he gets married and starts a family. Family life is lived independently between husband and wife. When a husband decides to live in his in-laws' house, his family life is also influenced by his in-laws. Various influences from the in-laws encourage husbands to decide to continue living in the in-laws' house. This study aims to understand the husband's experience in deciding to stay in the in-laws' house. The research method used is phenomenological qualitative. There were three participants in the study with the criteria of a) men aged 26-40 years, b) working, c) married for a maximum of 10 years and having at least one child, and d) living in the in-laws' house for at least 3 years. Data was collected through an interview process and analyzed using the IPA method. Ten themes were found, namely: (1) the urge to live in the in-laws' house, (2) initial adjustment, (3) the presence of in-laws as a help, (4) the presence of in-laws as an obstacle, (5) efforts to resolve conflicts, (6) helpful interactions with extended-family, (7) efforts to build intimacy, (8) application of democratic parenting, (9) close relationships with children, (10) continuing to live with in-laws. The existence of in-laws is interpreted as a help as well as an obstacle. Good experiences with in-laws encourage them to continue living in the in-laws' house, unfavorable experiences with in-laws reduce the comfort of living.
Keywords: adult men, married, decision making, co-residence with parents-in-law
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Psychology |
| Divisions: | Faculty of Psychology > Department of Psychology |
| Depositing User: | Fakultas Psikologi |
| Date Deposited: | 04 Jul 2025 09:54 |
| Last Modified: | 04 Jul 2025 09:54 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/21418 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
