Search for collections on Undip Repository

KEJAHATAN BERBASIS INTERNET TERHADAP PENERBANGAN SIPIL DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM UDARA INTERNASIONAL. _045 HI 2023

ALIYA, ZAHRA NUR and Prabandari, Adya Paramita and Hananto, Pulung Widhi Hari (2023) KEJAHATAN BERBASIS INTERNET TERHADAP PENERBANGAN SIPIL DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM UDARA INTERNASIONAL. _045 HI 2023. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ZAHRA NUR ALIYA_abstrak.pdf] Text
ZAHRA NUR ALIYA_abstrak.pdf

Download (111kB)
[thumbnail of ZAHRA NUR ALIYA_cover.pdf] Text
ZAHRA NUR ALIYA_cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of ZAHRA NUR ALIYA_bab 1.pdf] Text
ZAHRA NUR ALIYA_bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (947kB)
[thumbnail of ZAHRA NUR ALIYA_bab 2.pdf] Text
ZAHRA NUR ALIYA_bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of ZAHRA NUR ALIYA_bab 3.pdf] Text
ZAHRA NUR ALIYA_bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of ZAHRA NUR ALIYA_dapus.pdf] Text
ZAHRA NUR ALIYA_dapus.pdf

Download (578kB)
[thumbnail of ZAHRA NUR ALIYA_bab 4.pdf] Text
ZAHRA NUR ALIYA_bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (216kB)

Abstract

Transportasi udara merupakan satu-satunya jaringan transportasi cepat di seluruh dunia. Peningkatan pelayanan penerbangan terus dilakukan seiring dengan pertumbuhan jumlah penumpang yang pesat dengan cara diintegrasikannya internet pada penerbangan sipil. Namun, pengintegrasian internet tersebut berpotensi menimbulkan adanya resiko kejahatan berbasis internet. International Civil Aviation Organization (ICAO) telah merespon isu keamanan siber dalam penerbangan sipil melalui Standards and Recommended Practices (SARPs), resolusi Majelis ICAO, dan instrumen hukum udara internasional. Tetapi, dalam penerapan instrumen hukum udara internasional terhadap kejahatan berbasis
internet ditemui kompleksitas dan tantangan. Hal ini dikarenakan secara historis instrumen hukum udara internasional yang ada berfokus pada keamanan operasi fisik penerbangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk kejahatan berbasis internet dalam penerbangan sipil dan menganalisis upaya preventif maupun upaya represif ditinjau dari perspektif hukum udara
internasional.
Metode penelitian ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan
perundang-undangan, pendekatan konsep dan pendekatan kasus. Spesifikasi penelitian ini yakni deskriptif analitis dan preskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang dikumpulkan dengan penelusuran kepustakaan dengan metode analisis kualitatif.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menyatakan bahwa terdapat
berbagai kejahatan berbasis internet terhadap penerbangan sipil yang terjadi, seperti serangan malware, serangan DDoS, peretasan, serangan ransomware, dan serangan siber. Upaya preventif dengan menggunakan instrumen hukum udara internasional masih belum cukup mencegah kejahatan berbasis internet karena adanya limitas dalam instrumen terkait. Upaya represif melalui kewajiban negara
untuk mematuhi standar minimum yang ditentukan ICAO dalam aspek keselamatan pun belum maksimal karena adanya alasan pengecualian yang dilegitimasi dalam Pasal 38 Konvensi Chicago 1944. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama berbagai pihak dalam rangka memperkuat keamanan siber penerbangan sipil untuk tujuan keselamatan penerbangan sipil di masa depan.
Kata Kunci: Kejahatan Berbasis Internet, Kejahatan Siber, Penerbangan sipil, ICAO

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kejahatan Berbasis Internet, Kejahatan Siber, Penerbangan sipil, ICAO
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: fahimah FH
Date Deposited: 22 Jan 2024 15:16
Last Modified: 24 Sep 2025 03:11
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/20543

Actions (login required)

View Item View Item