Search for collections on Undip Repository

INKONSISTENSI INTERPRETASI PASAL 42 CONVENTION ON INTERNATIONAL SALES OF GOODS DALAM KAITANNYA DENGAN TANGGUNG JAWAB PENJUAL TERHADAP HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL PIHAK KETIGA. _027 HI 2023

Prameswari, Ernesta Natasha and Priyono, FX. Joko and Trihastuti, Nanik (2023) INKONSISTENSI INTERPRETASI PASAL 42 CONVENTION ON INTERNATIONAL SALES OF GOODS DALAM KAITANNYA DENGAN TANGGUNG JAWAB PENJUAL TERHADAP HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL PIHAK KETIGA. _027 HI 2023. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of cover.pdf] Text
cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (877kB)
[thumbnail of abstrak.pdf] Text
abstrak.pdf

Download (180kB)
[thumbnail of bab 1.pdf] Text
bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (233kB)
[thumbnail of bab 2.pdf] Text
bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (338kB)
[thumbnail of bab 3.pdf] Text
bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (345kB)
[thumbnail of bab 4.pdf] Text
bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (132kB)
[thumbnail of dapus.pdf] Text
dapus.pdf

Download (135kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi interpretasi Pasal 42 Convention on International Sales of Goods (CISG) dalam kaitannya dengan makna dari frasa ‘could not have been unaware’ dan juga tanggung jawab penjual terhadap hak kekayaan intelektual yang dimiliki oleh pihak ketiga. Penelitian ini menggunakan metode analisis deduktif dengan studi pustaka dan kasus untuk mengumpulkan data dari sumber primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasal 42 CISG mengatur tentang tanggung jawab penjual terhadap hak kekayaan intelektual pihak ketiga dalam transaksi jual beli internasional. Frasa ‘could not
havee been unaware’ juga diperkuat dengan menggunakan prinsip caveat emptor dan juga caveat venditor. Dalam studi kasus, peneliti menganalisis beberapa kasus yang melibatkan sengketa hak kekayaan intelektual dalam transaksi jual beli internasional. Dari analisis tersebut, ditemukan bahwa penjual bisa dikenakan
tanggung jawab atau bahkan tidak dikenakan tanggung jawab jika terjadi sengketa klaim pihak ketiga. Oleh karena itu, penulis menyimpulkan bahwa frasa “could not have been unaware” dapat diartikan bahwa penjual seharusnya memiliki ‘pengetahuan’ terhadap barang yang akan diserahkan kepada pembeli. Pembeli
pun juga diwajibkan untuk dapat membuktikan bahwa penjual memang memiliki pengetahuan terhadap klaim dari pihak ketiga. Penjual dapat dianggap bertanggung jawab jika memenuhi Pasal 42(1)(a). Penjual dapat dibebaskan dalam tanggung jawab dalam Pasal 42(1)(b).
Kata kunci: Interpretasi, Convention on International Sales of Goods, Pasal 42, Tanggung Jawab Penjual, Hak Kekayaan Intelektual Pihak Ketiga

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Interpretasi, Convention on International Sales of Goods, Pasal 42, Tanggung Jawab Penjual, Hak Kekayaan Intelektual Pihak Ketiga
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Mr Perpus FH1
Date Deposited: 21 Nov 2023 03:34
Last Modified: 08 Oct 2025 06:50
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/18054

Actions (login required)

View Item View Item