Murti, Khadijah Sima and Setyawanta, Lazarus Tri and Trihastuti, Nanik (2023) PEMANFAATAN DAN PELESTARIAN KAWASAN DASAR LAUT DALAM SEBAGAI COMMON HERITAGE OF MANKIND MENURUT UNITED NATIONS CONVENTION ON THE LAW OF THE SEA (UNCLOS) 1982. _006 HI 2023. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
KHADIJAH SIMA MURTI - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (801kB) |
|
|
Text
KHADIJAH SIMA MURTI - abstrak.pdf Download (159kB) |
|
|
Text
KHADIJAH SIMA MURTI - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (204kB) |
|
|
Text
KHADIJAH SIMA MURTI - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (374kB) |
|
|
Text
KHADIJAH SIMA MURTI - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (653kB) |
|
|
Text
KHADIJAH SIMA MURTI - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (48kB) |
|
|
Text
KHADIJAH SIMA MURTI - dapus.pdf Download (144kB) |
Abstract
Kawasan ditetapkan sebagai common heritage of mankind melalui Resolusi Majelis Umum PBB No. 2749 (XXV) tahun 1970, yang kemudian diatur lebih lanjut dalam United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982. Penetapan tersebut membuat Kawasan tidak boleh dikelola secara sembarangan, karena segala keuntungan dari aktivitas di Kawasan harus diperuntukkan bagi umat manusia secara keseluruhan dan diwariskan ke generasi-generasi berikutnya. Sayangnya, UNCLOS 1982 tidak mengatur secara rinci bagaimana pengelolaan Kawasan yang memenuhi prinsip common heritage of mankind dan mengamanatkan kepada
International Seabed Authority (ISA), yang dibentuk pada tahun 1994, untuk membuat regulasi dan peraturan tambahan selaku otoritas yang bertanggung jawab atas pengelolaan Kawasan. 29 tahun sejak pembentukan ISA, eksploitasi Kawasan masih belum dapat dipastikan kapan akan dimulai dan bagaimana pengaturannya, mengingat masih terdapat kekosongan hukum dalam berbagai aspek. Sehingga, perlu diketahui bagaimana pemanfaatan serta pelestarian lingkungan Kawasan yang
merupakan common heritage of mankind. Metode yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Penelitian bersifat kepustakaan dengan bahan hukum primer yang diambil dari konvensi, perjanjian internasional, serta regulasi yang dikeluarkan oleh ISA dan disokong oleh bahan hukum sekunder dan tersier. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kawasan dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan mineral, pembiayaan ISA, serta pembagian keuntungan kepada negara-negara, meskipun pengaturan atasnya masih mengalami kekosongan hukum. Sama halnya dengan pelestarian atas Kawasan, dengan kurangnya data dan payung hukum yang mengatur, upaya pelestarian yang telah dilakukan masih belum cukup.
Kata Kunci: Pemanfaatan dan Pelestarian Kawasan, Common Heritage of Mankind, UNCLOS 1982
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemanfaatan dan Pelestarian Kawasan, Common Heritage of Mankind, UNCLOS 1982 |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 02 Nov 2023 05:06 |
| Last Modified: | 05 Aug 2025 07:10 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/13599 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
