Search for collections on Undip Repository

IMPLIKASI PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 32/PUU-XIX/2021 TERHADAP DEWAN KEHORMATAN PENYELENGGARA PEMILU. _015 HTN 2023

ZAHIRAH, HAYA RANA and Herawati, Ratna and Ramadhan, Diastama Anggita (2023) IMPLIKASI PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 32/PUU-XIX/2021 TERHADAP DEWAN KEHORMATAN PENYELENGGARA PEMILU. _015 HTN 2023. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of cover.pdf] Text
cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB)
[thumbnail of abstrak.pdf] Text
abstrak.pdf

Download (148kB)
[thumbnail of bab 1.pdf] Text
bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (263kB)
[thumbnail of bab 2.pdf] Text
bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (263kB)
[thumbnail of bab 3.pdf] Text
bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (364kB)
[thumbnail of bab 4.pdf] Text
bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (120kB)
[thumbnail of dapus.pdf] Text
dapus.pdf

Download (117kB)

Abstract

Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 32/PUU-XIX/2021 terkait pengujian Pasal 458 ayat (13) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum hal tersebut ditafsirkan oleh DKPP bahwa putusannya tidak dapat dibatalkan oleh lembaga peradilan karena putusan DKPP adalah putusan peradilan etik yang berlaku terus-menerus sebagai implikasi adanya frasa final dan mengikat dalam Pasal 458 ayat (13) tersebut dan bukan putusan peradilan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendalami mengenai Pertimbangan Hukum dan Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 32/PUU-XIX/2021 terhadap Kedudukan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu sebagai Penyelenggara Pemilu.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Yuridis-Normatif yang bersifat preskriptif. Jenis data yang digunakan penulis yaitu Jenis Data Sekunder. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data Studi Kepustakaan. Dengan teknik analisis bahan hukum pola pikir deduktif. Hasil penelitian ini ialah Pertimbangan secara yuridis merupakan pertimbangan yang didasarkan peraturan perundangan, hakim juga telah mendengarkan keterangan dari 6 saksi ahli yang menyatakan pendapatnya tentang permasalahan yang mengikuti frasa Final dan Mengikat. Sedangkan pertimbangan
non-yuridis adalah permasalahan dan akibat yang dimohonkan oleh pemohon terkait frasa Final dan Mengikat yang mengakibatkan DKPP menjadi superior atas penyelenggara Pemilu lainnya serta menyebabkan hilangnya mekanisme checks and balances oleh lembaga lain termasuk oleh pengadilan serta kedudukan DKPP setara dengan Lembaga pemilu lainnya yaitu KPU dan bawaslu, dan tidak memiliki sifat final dan mengikat yang sama seperti lembaga peradilan umum lainnya.
Kata Kunci : DKPP; Mahkamah Konstitusi; Pemilihan Umum; Pertimbangan Hakim; Putusan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: DKPP; Mahkamah Konstitusi; Pemilihan Umum; Pertimbangan Hakim; Putusan
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Mr Perpus FH1
Date Deposited: 08 Nov 2023 03:08
Last Modified: 21 Oct 2025 07:12
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/13202

Actions (login required)

View Item View Item