Search for collections on Undip Repository

Status Fisiologi Darah Domba Ekor Tipis yang Diberi Perlakuan Pemberian Ransum dengan Level Ampas Jagung yang Berbeda

Ardana, Silva Fiqri (2026) Status Fisiologi Darah Domba Ekor Tipis yang Diberi Perlakuan Pemberian Ransum dengan Level Ampas Jagung yang Berbeda. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of 1. Cover-BAB 3_Silva Fiqri Ardana_23010120120002.pdf] Text
1. Cover-BAB 3_Silva Fiqri Ardana_23010120120002.pdf - Published Version

Download (612kB)
[thumbnail of 2. BAB 4-Daftar Pustaka_Silva Fiqri Ardana_23010120120002.pdf] Text
2. BAB 4-Daftar Pustaka_Silva Fiqri Ardana_23010120120002.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (363kB)
[thumbnail of 3. Lampiran-Biodata_Silva Fiqri Ardana_23010120120002.pdf] Text
3. Lampiran-Biodata_Silva Fiqri Ardana_23010120120002.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (371kB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian ransum dengan level ampas jagung yang berbeda terhadap status fisiologi darah pada domba ekor tipis (DET), utamanya mengenai jumlah eritrosit, kadar hemoglobin (Hb), dan nilai hematokrit (Ht). Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus sampai November 2023. Lokasi penelitian berada di Kandang Penelitian Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Pakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah.

Materi yang digunakan dalam penelitian yaitu DET jantan berjumlah 20 ekor dengan umur 8 bulan yang memiliki bobot badan 15 ± 0,94 kg. Alat yang digunakan dalam penelitian adalah kandang, timbangan gantung, timbangan digital, tempat pakan, tempat minum, mesin grinder, mesin mixer, mesin pelleter, dan alat untuk koleksi spesimen darah meliputi spuit ukuran 10cc, penanda, dan cool box. Bahan yang digunakan dalam penelitian meliputi pakan hijauan rumput gajah, konsentrat yang berbentuk pelet, larutan ethylene diamine tetraacetic acid (EDTA), kapas, dan alkohol 70%. Pakan yang digunakan dalam penelitian merupakan ransum dengan rasio hijauan sebesar 40% dan konsentrat sebesar 60%. Konsentrat tersusun dari ampas kedelai, dedak padi, onggok, polard, molases, bungkil kelapa, bungkil sawit, corn gluten feed (CGF), mineral mix, dan ampas jagung dengan level pemberian yang berbeda. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan pada penelitian meliputi T0 (ransum kontrol), T1 (ransum dengan 15% ampas jagung), T2 (ransum dengan 18% ampas jagung), dan T3 (ransum dengan 21% ampas jagung). Parameter penelitian yang diamati adalah jumlah Eritrosit, kadar Hemoglobin, dan nilai Hematokrit pada DET. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian ransum dengan level ampas jagung yang berbeda tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap jumlah eritrosit, kadar Hemoglobin, dan nilai Hematokrit pada DET.

Simpulan dari penelitian ini yaitu perlakuan pemberian ransum dengan level ampas jagung yang berbeda tidak memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah Eritrosit, kadar Hemoglobin, dan nilai Hematokrit pada domba ekor tipis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Animal and Agricultural Sciences
Divisions: Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
Depositing User: S1 Peternakan Undip
Date Deposited: 06 Nov 2026 09:35
Last Modified: 06 Nov 2026 09:35
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/64175

Actions (login required)

View Item View Item