Ramadhani, Andre Gema and Ngadino (2020) TANGGUNG JAWAB PARA SAKSI ( INSTRUMENTAIR DAN SAKSI PENGENAL / ATTESTERENDE GETUIGEN) TERHADAP ISI AKTA NOTARIS. Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
COVER.pdf Download (254kB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
Pernyataan+ pengantar.pdf Download (970kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (228kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (317kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (679kB) |
Abstract
ABSTRAK
TANGGUNG JAWAB PARA SAKSI ( INSTRUMENTAIR DAN SAKSI PENGENAL / ATTESTERENDE GETUIGEN) TERHADAP ISI AKTA NOTARIS
Salah satu syarat sahnya akta otentik adalah dihadiri minimal dua orang saksi. Saksi tersebut memerlukan perlindungan hukum sebagai saksi atas keharusan menjaga kerahasiaan isi akta setelah peresmian akta tersebut ia saksikan, serta di tandatangani olehnya. Merahasiakan isi akta perlu di lakukan agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan. Berdasarkan latar belakang diatas, dapat ditarik permasalahan yang terjadi yaitu: Bagaimana tanggung jawab saksi instrumentair dan saksi pengenal / attesterende getuigen terhadap kerahasiaan isi akta yang di buat di hadapan merekadan bagaimana Perlindungan Hukum yang di berikan oleh Notaris untuk karyawan Notaris yang bertugas sebagai saksi instrumentair saat terlibat pada pembuatan akta Notaris. Penulisan tesis ini menggunakan menggunakan metode pendekatan Socio Legal yang bersumber dari data sekunder dan di dukung dari hasil wawancara narasumber. Spesifikasi penelitian ini bersifat deskriptif analitis. Analisi data menggunakan teknik analisis kualitatif dengan penarikan simpulan secara induktif, di peroleh dari lapangan dan kepustakaan. Tanggung jawab para saksi instrumentair dan saksi pengenal / attesterende getuigen terhadap kewajiban merahasiakan isi akta yang di buat di hadapannya yang di dalam pasal 16 ayat (1) huruf f UUJN Perubahan. Apa bila para saksi membocorkan isi akta tersebut, maka itu perbuatan melawan hukum. Perlindungan Hukum yang di berikan oleh Notaris untuk karyawan Notaris yang bertugas sebagai saksi instrumentair saat terlibat pada pembuatan akta Notaris adalah dengan menjamin identitas para saksi pada akta tersebut dan jika terdapat masalah para saksi akan di lindungi oleh Undang-UndangNomor 31 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Notaris juga akan memberikan perlindungan hukum berbentuk upah, jaminan sosial dan kesehatan. Disarankan para saksi akta Notaris mendapat perlindungan hukum dalam tanggung jawabnya merahasiakan isi akta yang telah di tanda tangani olehnya dan di bacakan Notaris di hadapannya. Seharusnya UUJN juga mengatur mengenai kewajiban dan perlindungan hukum terhadap saksi akta Notaris untuk menghindari terjadinya masalah.
Kata Kunci : Tanggung Jawab, Saksi Akta, Akta Notaris, Saksi Pengenal
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 04 Nov 2026 03:21 |
| Last Modified: | 04 Nov 2026 03:21 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/64047 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
