MARISDIANTI, AJENG VANIA and Idris, Muchsin and Hardiwinoto, Soekotjo (2016) TINJAUAN YURIDIS MENGENAI PERAN UNI EROPA TERHADAP PENGUNGSI DALAM KONFLIK TIMUR TENGAH (STUDI KASUS KONFLIK SURIAH). _014 HI 2016. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
AJENG VANIA MARISDIANTI - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (885kB) |
|
|
Text
AJENG VANIA MARISDIANTI - abstrak.pdf Download (692kB) |
|
|
Text
AJENG VANIA MARISDIANTI - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (803kB) |
|
|
Text
AJENG VANIA MARISDIANTI - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (900kB) |
|
|
Text
AJENG VANIA MARISDIANTI - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (650kB) |
|
|
Text
AJENG VANIA MARISDIANTI - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (968kB) |
|
|
Text
AJENG VANIA MARISDIANTI - bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (716kB) |
|
|
Text
AJENG VANIA MARISDIANTI - dapus.pdf Download (805kB) |
|
|
Text
AJENG VANIA MARISDIANTI - lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (642kB) |
Abstract
Uni Eropa (UE) sedang menghadapi krisis keimigrasian terbesar sejak Perang Dunia II dengan meningkatnya gelombang pencari suaka Suriah ke Benua Eropa. Suriah adalah negara yang sedang dilanda konflik yang tak berujung sejak tahun 2011. Untuk menghindari bencana perang di negaranya, rakyat Suriah mencari suaka dan menjadi pengungsi ke beberapa negara tetangga. Akan tetapi, negara Eropalah yang justru menyambut dengan terbuka para pengungsi dari Suriah itu. Negara-negara Teluk tetangganya justru tinggal diam terhadap permasalahan pengungsi dari Suriah. Maka dari itu, arus pengungsi Suriah sangat banyak di benua Eropa yang mengakibatkan terjadinya krisis pengungsi. Terdapat dua rumusan permasalahan dalam penulisan hukum ini, yaitu bagaimana peran Uni Eropa sebagai Organisasi Regional dalam menangani pengungsi di Negara-negara Eropa dan bagaimana bentuk tanggung jawab Negara-negara Eropa yang menjadi tujuan pengungsi konflik Timur Tengah.
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan spesifikasi deskriptif analitis. Penelitian ini menggunakan data yang diperoleh melalui penelitian kepustakaan. Bahan-bahan yang digunakan adalah bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif.
Peran Uni Eropa (UE) sebagai Organisasi Regional dalam menangani pengungsi di Negara-negara Eropa yaitu UE mempunyai standar yang harus dipenuhi untuk para pengungsi, yang disebut dengan CEAS (Common European Asylum System). Diaplikasikan oleh EASO (European Asylum Support Office). Tidak hanya penanganan di dalam kawasan Eropa saja, untuk mengurangi jumlah pengungsi, UE juga menerapkan kebijakan ENP (European Neighbourhood Policy). Tanggung jawab Negara-negara Eropa cukup baik dalam menangani krisis pengungsi ini. Salah satu contohnya adalah Jerman yang begitu terbuka dan memperlakukan pengungsi dengan baik. Negara-negara anggota UE juga wajib menjalankan prinsip non-refoulement, karena semua Negara anggota UE merupakan peratifikasi Konvensi 1951 dan Protokol 1967.
Kata Kunci : Konflik Suriah, Pengungsi Suriah, Uni Eropa, Tanggung jawab Negara.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Konflik Suriah, Pengungsi Suriah, Uni Eropa, Tanggung jawab Negara |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 04 Nov 2026 01:49 |
| Last Modified: | 04 Nov 2026 02:15 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/64032 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
