HANDOKO, GRACIA JENNIE and FIRMANTI, STEFANI CANDRA and LESTARI, ENDANG SRI (2026) PENGARUH FLUSHING URINE BUATAN TERHADAP AKTIVITAS ANTIBAKTERI COATING Moringa oleifera Silver Nanoparticles (MO-AgNPs) PADA KATETER FOLEY. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text (GRACIA JENNIE HANDOKO-22010123120027-KTI-ABSTRAK)
GRACIA JENNIE HANDOKO-22010123120027-KTI-ABSTRAK.pdf Download (74kB) |
Abstract
Latar Belakang: Penggunaan kateter Foley berisiko menyebabkan Catheter-Associated Urinary Tract Infection (CAUTI) akibat kolonisasi bakteri dan pembentukan biofilm pada permukaan kateter. Moringa oleifera Silver Nanoparticles (MO-AgNPs) berpotensi digunakan sebagai coating antibakteri, tetapi paparan flushing urine dapat memengaruhi aktivitas antibakteri coating.
Tujuan: Menganalisis perbedaan pertumbuhan koloni bakteri E. coli dan S. aureus pada kateter Foley berlapis MO-AgNPs setelah pemberian flushing urine buatan dengan durasi yang berbeda.
Metode: Penelitian desain true experimental dengan 72 potong kateter foley yang dibagi menjadi kelompok kontrol positif (ciprofloxacin), kontrol negatif tanpa lapisan, dan perlakuan (MO-AgNPs 100%) dengan flushing urine buatan selama 6, 12, 18, dan 24 jam. Aktivitas antibakteri kateter terhadap E. coli dan S. aureus diuji menggunakan metode Contact Time-Based Killing Assay yang dimodifikasi dan dinilai berdasarkan CFU/ml.
Hasil: Durasi flushing urine berpengaruh signifikan terhadap log CFU/mL E. coli (p = 0,001) dan S. aureus (p = 0,002), serta terdapat interaksi signifikan antara durasi flushing dan kelompok pada E. coli (p = 0,001) dan S. aureus (p = 0,029). Pada kelompok MO-AgNPs, log CFU/mL E. coli menurun hingga 18 jam, kemudian meningkat pada 24 jam, sedangkan S. aureus menunjukkan penurunan hingga 24 jam. Perbedaan antar durasi ditemukan pada seluruh kelompok E. coli serta pada kelompok kontrol negatif dan MO-AgNPs untuk S. aureus.
Kesimpulan: Terdapat perbedaan pertumbuhan jumlah koloni yang dipengaruhi oleh perbedaan interaksi antara coating kateter dan durasi flushing urine. Namun, pelapisan MO-AgNPs pada kateter belum menunjukkan aktivitas antibakteri yang lebih baik dibandingkan pelapisan ciprofloxacin maupun kateter tanpa pelapisan.
Kata Kunci: Moringa oleifera, Nanopartikel perak, in vitro, infeksi saluran kemih, kateter foley, Escherichia coli, Staphylococcus aureus
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Moringa oleifera, Nanopartikel perak, in vitro, infeksi saluran kemih, kateter foley, Escherichia coli, Staphylococcus aureus |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Medicine |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 05 Nov 2026 06:49 |
| Last Modified: | 05 Nov 2026 06:49 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/64026 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
