LATIFASARI, MAZAYA and Rahayu, Rahayu and Setiyono, Joko (2016) TINDAKAN ISLAMIC STATE OF IRAK AND SYRIA (ISIS) SEBAGAI TERORISME INTERNASIONAL DARI PERSPEKTIF HUKUM INTERNASIONAL. _005 HI 2016. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
MAZAYA LATIFASARI - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (815kB) |
|
|
Text
MAZAYA LATIFASARI - abstrak.pdf Download (650kB) |
|
|
Text
MAZAYA LATIFASARI - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
MAZAYA LATIFASARI - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
MAZAYA LATIFASARI - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
MAZAYA LATIFASARI - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
MAZAYA LATIFASARI - bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (650kB) |
|
|
Text
MAZAYA LATIFASARI - dapus.pdf Download (874kB) |
Abstract
Pada 11 September tahun 2001 dunia dikejutkan dengan runtuhnya menara kembar yang dikenal sebagai World Trade Center di kota New York akibat tabrakan oleh pesawat penerbangan yang dibajak. Aksi tersebut menewaskan hampir sekitar tiga ribu orang dan sekitar enam ribu orang menderita luka-luka. Peristiwa tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana kejahatan terorisme mengancam kehidupan penduduk sipil dan stabilitas keamanan suatu negara.
Terorisme menjadi momok dan merupakan sebuah taktik yang digunakan oleh individu maupun suatu kelompok untuk membunuh dan menghancurkan. Akibat yang ditimbulkan oleh tindakan terorisme selalu merugikan dan merusak. Pada awal tahun 2014 hingga awal tahun 2016 terjadi serangkaian serangan di berbagai negara yang melibatkan kelompok yang dikenal dengan nama Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Serangan tersebut berlangsung di negara Irak dan Suriah termasuk pemboman berantai yang terjadi di negara Tunisia, Turki, Rusia, Lebanon, Perancis dan Jakarta. Berbagai tindakan yang dilakukan oleh ISIS untuk mencapai tujuannya selalu diwarnai dengan aksi-aksi terorisme.
Penelitian penulisan hukum ini merupakan penelitian doktrinal yang menggunakan data sekunder. Data sekunder yang digunakan ialah sekumpulan konvensi and resolusi internasional yang terkait dengan terorisme.
Hasil kesimpulan dari penelitian bahwa ISIS merupakan kelompok yang berstatus sebagai terorisme internasional karena segala tindakannya merupakan tindakan yang melanggar hukum dan memenuhi kualifikasi sebagai tindakan terorisme menurut hukum internasional sehingga negara-negara dapat bekerjasama untuk menuntut, mengekstradisi dan mengadili kejahatan yang dilakukan oleh anggota ISIS secara individu. Hal ini bertujuan untuk memutus impunitas ISIS sebagai pelaku terorisme.
Kata Kunci : Islamic State of Iraq and Syria, ISIS, Terorisme Internasional
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Islamic State of Iraq and Syria, ISIS, Terorisme Internasional |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 03 Nov 2026 03:44 |
| Last Modified: | 05 Nov 2026 03:16 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63986 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
