Search for collections on Undip Repository

PENYELESAIAN SENGKETA DALAM PERJANJIAN SEWA BELI KENDARAAN BERMOTOR DI WILAYAH KABUPATEN GROBOGAN. _169 PDT 2016

Firmansyah, Angga Wisnu and Badriyah, Siti Malikhatun and Hendrawati, Dewi (2013) PENYELESAIAN SENGKETA DALAM PERJANJIAN SEWA BELI KENDARAAN BERMOTOR DI WILAYAH KABUPATEN GROBOGAN. _169 PDT 2016. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of 169 Angga Wisnu Firmansyah - cover.pdf] Text
169 Angga Wisnu Firmansyah - cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (174kB)
[thumbnail of 169 Angga Wisnu Firmansyah - abstrak.pdf] Text
169 Angga Wisnu Firmansyah - abstrak.pdf

Download (56kB)
[thumbnail of 169 Angga Wisnu Firmansyah - bab 1.pdf] Text
169 Angga Wisnu Firmansyah - bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (146kB)
[thumbnail of 169 Angga Wisnu Firmansyah - bab 2.pdf] Text
169 Angga Wisnu Firmansyah - bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (258kB)
[thumbnail of 169 Angga Wisnu Firmansyah - bab 3.pdf] Text
169 Angga Wisnu Firmansyah - bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (122kB)
[thumbnail of 169 Angga Wisnu Firmansyah - bab 4.pdf] Text
169 Angga Wisnu Firmansyah - bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (309kB)
[thumbnail of 169 Angga Wisnu Firmansyah - bab 5.pdf] Text
169 Angga Wisnu Firmansyah - bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (61kB)
[thumbnail of 169 Angga Wisnu Firmansyah - dapus.pdf] Text
169 Angga Wisnu Firmansyah - dapus.pdf

Download (58kB)
[thumbnail of 169 Angga Wisnu Firmansyah - lampiran.pdf] Text
169 Angga Wisnu Firmansyah - lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (180kB)

Abstract

Perjanjian beli sewa tidak diatur secara tegas dalam peraturan perundang-undangan melainkan tumbuh di masyarakat seiring perkembangan jaman. Para pihak di dalam melakukan perjanjian beli sewa harus berdasarkan syarat-syarat yang berlaku yang
berkembang dalam praktek sehari-hari. Apabila di antara pihak penjual dan pembeli telah mengadakan perjanjian beli sewa dan dinyatakan memenuhi syarat-syarat yang diwajibkan, hal ini tidak menutup kemungkinan adanya wanprestasi dari salah satu pihak
di kemudian hari.
Permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimana pelaksanaan perjanjian sewa beli Kendaraan Bermotor di Kabupaten Grobogan dan bagaimana kendala yang dihadapi para pihak serta upaya penyelesaian sengketa yang terjadi pada perjanjian sewa beli
kendaraan bermotor di Kabupaten Grobogan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan yuridis empiris, yaitu penelitian yang pada awalnya meneliti data sekunder, untuk kemudian dilanjutkan dengan penelitian terhadap data primer di lapangan, atau terhadap
masyarakat, dan bersifat deskriptif analitis. Sumber bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan dokumen. Analisis data
dilakukan secara kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menjelaskan pelaksanaan perjanjian sewa beli kendaraan bermotor merupakan perjanjian bilateral/timbal balik, di satu pihak mempunyai hak dan di pihak lain mempunyai kewajiban yang harus dipenuhi. Perjanjian sewa beli merupakan perjanjian baku dalam sistem terbuka yang mengenal adanya asas kebebasan berkontrak (Pasal 1338 ayat (1) KUHPerdata) dalam hukum perjanjian. Kendala yang dihadapi para pihak berupa bentuk-bentuk wanprestasi dalam perjanjian sewa beli kendaraan bermotor adalah 1). tidak melakukan apa yang disanggupi akan dilakukannya, 2). Melaksanakan apa yang diperjanjikan, tetapi tidak sebagaimana diperjanjikan, 3). Melaksanakan apa yang diperjanjikan, tetapi terlambat serta 4).
Melaksanakan sesuatu yang menurut perjanjian tidak boleh dilaksanakannya. Penyelesaian sengketa atau masalah pada perjanjian sewa beli kendaraan bermotor biasanya dari pihak yang menyewakan menggunakan dua cara yaitu dengan musyawarah
mufakat, dan dengan gugatan pengadilan. Namun dalam prakteknya lebih sering menggunakan cara musyawarah mufakat, karena dirasa lebih efektif dan tidak rumit. Kecuali apabila pihak penyewa benar-benar tidak mau bertanggung jawab kesalahan yang sudah diperbuatnya.
Kata Kunci : Wanprestasi, Perjanjian, Sewa Beli

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Wanprestasi, Perjanjian, Sewa Beli
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Perpus FH
Date Deposited: 30 Oct 2026 03:04
Last Modified: 30 Oct 2026 03:04
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63860

Actions (login required)

View Item View Item