Arimbi, Sesaria and Handoko, Widhi (2021) KEABSAHAN AKTA OTENTIK YANG DIBUAT OLEH NOTARIS YANG DITETAPKAN SEBAGAI TERDAKWA (Studi Kasus Putusan Nomor 1829 / Pid.B/2014/PN.Plg). Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
01. COVER - PENGESAHAN.pdf Download (106kB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
02. PERNYATAAN - PENGANTAR.pdf Download (176kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
03. ABSTRAK.pdf Download (15kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
04. DAFTAR ISI.pdf Download (512kB) |
|
|
Text (BAB I)
05. BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (519kB) |
|
|
Text (BAB II)
06. BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (564kB) |
|
|
Text (BAB III)
07. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (538kB) |
|
|
Text (BAB IV)
08. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (14kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
09. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (17kB) |
Abstract
ABSTRAK
Notaris adalah jabatan yang diberi kewenangan membuat akta otentik yang memiliki kekuatan pembuktian sempurna, tetapi pada prakteknya banyak notaris yang diminta menjadi bahkan tersangkut kasus di peradilan. Permasalahan penelitian ini mengenai, keabsahan akta otentik yang dibuat oleh Notaris yang berstatus sebagai terdakwa dan penerapan asas kerahasiaan notaris dalam proses peradilan. Penelitian ini dengan metode pendekatan normatif, tipe penelitian deskriptif analitis. Data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, tersier. Teknik pengumpulan data dengan studi kepustakaan dengan jalan membaca, mengkaji dan mempelajari undang-undang, peraturan-peraturan serta buku-buku yang relevan dengan obyek yang diteliti. Data yang diperoleh dalam penelitian divalidasi dengan menggunakan metode analisis triangulasi data. Hasil penelitian dan pembahasan ialah notaris yang berstatus tersangka masih diperbolehkan membuat akta berdasarkan asas Presumption of Innocence yaitu asas praduga tidak bersalah yakni sebelum adanya putusan yang tetap dari suatu persidangan Notaris tersebut belum bersalah dan status Notaris tersebut masih sebagai Notaris aktif dan akta yang dibuatnya masih memiliki kekuatan hukum yang sah terhadap para pihak yang disebutkan di dalam akta tersebut. Seorang Notaris tidak mempunyai kewenangan dalam hal pembuatan akta apabila Notaris tersebut dinyatakan bersalah dalam putusan tetap (inkracht) dan akta yang dibuat olehnya tidaklah otentik.
Kata Kunci : Notaris, Akta Otentik, Presumption Of Innocence.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 29 Oct 2026 04:28 |
| Last Modified: | 29 Oct 2026 04:28 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63816 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
