Search for collections on Undip Repository

PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG APU-APU (Pistia stratiotes L.) DALAM RANSUM TERHADAP PROFIL ORGAN PENCERNAAN ITIK MAGELANG JANTAN

PERMATASARI, AZIZAH NIKMAH and Sarjana, Teysar Adi and NASOETION, MAULANA (2021) PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG APU-APU (Pistia stratiotes L.) DALAM RANSUM TERHADAP PROFIL ORGAN PENCERNAAN ITIK MAGELANG JANTAN. Undergraduate thesis, FAKULTAS PETERNAKAN DAN PERTANIAN.

[img] Text
BAB 1-3.pdf

Download (266kB)
[img] Text
BAB 4-5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

AZIZAH NIKMAH PERMATASARI. 23010115140196. 2019. Pengaruh
Penggunaan Tepung Apu-Apu (Pistia stratiotes L.) dalam Ransum terhadap Profil
Organ Pencernaan Itik Magelang Jantan (Pembimbing : TEYSAR ADI
SARJANA dan MAULANA HAMONANGAN NASOETION)


Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan tepung apu-apu
(Pistia stratiotes L.) dalam ransum terhadap profil organ pencernaan itik
Magelang jantan. Penelitian dilakukan di Laboratorium Produksi Ternak Unggas,
Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro pada bulan April - Juli
2018.
Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian adalah rancangan
acak lengkap (RAL), dengan perlakuan taraf penggunaan tepung apu-apu dalam
ransum (0%; 6%; 12% dan 18%). Masing-masing perlakuan diulang 5 kali.
Parameter yang diamati adalah bobot relatif, panjang, pH dan preparat histologi
organ pencernaan. Materi itik Magelang jantan umur 4 minggu sebanyak 100 ekor
dengan berat awal rata-rata 498,89 ± 6,63 gram. Alat yang digunakan dalam
penelitian antara lain timbangan digital, hand sprayer, pisau, pisau bedah, gunting
bedah, meteran, pH meter, plastik klip dan alat tulis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung apu-apu dalam
ransum tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap bobot relatif (proventrikulus,
ventrikulus, usus halus, jejunum, ileum dan seka), panjang (proventrikulus, usus
halus, duodenum jeunum, ileum, usus besar dan seka) dan pH (proventrikulus,
duodenum, jejunum, ileum dan seka) organ pencernaan itik Magelang jantan
hingga perlakuan T3 (18%). Penggunaan tepung apu-apu berpengaruh nyata
teradap bobot relatif duodenum dan bobot relatif usus besar yang berpengengaruh
nyata lebih rendah, hal tersebut dapat diamati pada preparat histologi organ
(proventrikulus, ileum dan seka) yang mengalami perubahan morfologi berupa
penipisan dinding atau ukuran yang lebih tipis.
Simpulan penggunaan tepung apu-apu (Pistia stratiotes L.) hingga level
12% masih dapat digunakan dan tidak mempengaruhi kondisi profil organ
pencernaan itik Magelang jantan, namun penggunaan hingga 18% dapat diberikan
pada itik Magelang jantan tetapi sudah mempengaruhi kondisi profil organ
pencernaan itik Magelang jantan yang menurun. Saran yang diberikan yaitu
sebaiknya penggunaan tepung apu-apu (Pistia stratiotes L.) dalam ransum yang
digunakan tanpa bagian akar dan batang, serta pemberian tidak lebih dari 7
minggu.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Divisions: Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
Depositing User: wahyu dwiyanto
Date Deposited: 09 Jun 2022 02:50
Last Modified: 09 Jun 2022 02:50
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/6376

Actions (login required)

View Item View Item